PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar kegiatan mobiling dan monitoring guna mengantisipasi keberadaan maupun aksi kelompok geng motor atau gangster yang berpotensi meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polresta Bengkulu.
Patroli dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Bengkulu Kompol Yudha Setiawan, S.H., didampingi Kasat Intelkam AKP Junairi, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Frengki Sirait, S.H., Kasat Narkoba AKP Firman Syahputra, S.H., M.H., Kasubnit I Unit IV Sat Intelkam IPDA Eko Budiono, S.H., bersama personel gabungan.
Tim menyisir sejumlah ruas jalan strategis dan kawasan yang dinilai rawan menjadi tempat berkumpulnya kelompok geng motor, mulai dari Jalan Ahmad Yani, Jalan S. Parman, Jalan Pangeran Natadirja, kawasan Balai Buntar, hingga sejumlah ruas jalan lainnya di Kota Bengkulu.
Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Frengki Sirait, S.H., mengatakan bahwa kegiatan mobiling dan monitoring merupakan langkah preventif yang dilakukan secara berkesinambungan untuk memastikan tidak ada ruang bagi kelompok geng motor melakukan aksi yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.
"Kami terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan sebagai langkah pencegahan agar kelompok geng motor maupun pelaku kejahatan jalanan tidak memiliki kesempatan untuk melakukan aksinya. Kehadiran polisi di lapangan menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam menjaga keamanan masyarakat," ujar AKP Frengki Sirait.
la menjelaskan, patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang selama ini menjadi perhatian kepolisian berdasarkan hasil pemetaan dan informasi yang diperoleh di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan kamtibmas sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi tindak pidana.
"Patroli ini tidak hanya bertujuan mencari pelaku kejahatan, tetapi juga memberikan efek cegah dan efek tangkal. Dengan mobilitas personel yang tinggi, kami berharap ruang gerak kelompok yang berpotensi mengganggu kamtibmas semakin terbatas," jelasnya.
Dari hasil patroli yang berlangsung hingga dini hari tersebut, personel tidak menemukan adanya aktivitas maupun keberadaan kelompok geng motor atau gangster di wilayah hukum Polresta Bengkulu. Kondisi ini menunjukkan situasi kamtibmas tetap aman dan terkendali berkat upaya preventif yang terus dilakukan oleh jajaran Polresta Bengkulu.
“Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung situasi tetap aman dan tidak ditemukan aktivitas kelompok geng motor. Namun demikian, kami tidak akan lengah dan akan terus meningkatkan patroli untuk memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga,” ungkap AKP Frengki Sirait.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan ataupun indikasi keberadaan kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
"Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan agar dapat segera kami tindak lanjuti," tutup AKP Frengki Sirait.
Melalui kegiatan mobiling dan monitoring yang dilaksanakan secara intensif, Polresta Bengkulu berharap situasi kamtibmas di wilayah Kota Bengkulu tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan preventif seperti ini akan terus ditingkatkan sebagai bentuk perlindungan, pengayoman, dan pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan maupun kelompok yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
