PedomanBengkulu.com, Seluma - Memasuki musim kemarau, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Seluma meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran bangunan dan kebakaran hutan serta lahan atau karhutla.
Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP dan Damkar Seluma, Parlindungan Sianturi, SE MH, mengatakan seluruh personel pemadam telah disiagakan selama 24 jam.
"Seluruh personel telah disiagakan untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Seluma," kata Parlindungan.
Selain kesiapsiagaan, pihaknya juga mengintensifkan imbauan pencegahan. Warga diminta tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena rawan memicu kebakaran.
Parlindungan menyebut kondisi kemarau membuat vegetasi lebih kering sehingga api lebih mudah membesar dan sulit dikendalikan.
"Kami mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan. Jangan membakar sampah atau lahan yang dapat menimbulkan percikan api dan berpotensi menyebabkan kebakaran yang lebih besar," tegasnya.
Ia juga meminta warga memastikan sumber api benar-benar padam, rutin cek instalasi listrik, dan segera melapor jika melihat titik api.
Laporan dapat disampaikan ke Call Center Damkar Seluma 0878-6055-5773 yang aktif 24 jam.
"Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti. Personel Damkar Seluma selalu siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan dan penanganan kebakaran secepat mungkin," pungkasnya.
Satpol PP dan Damkar berharap kesadaran masyarakat meningkat agar keselamatan warga, aset, dan lingkungan tetap terjaga selama musim kemarau.
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Seluma meningkatkan kewaspadaan saat musim kemarau. Seluruh personel disiagakan 24 jam untuk penanganan kebakaran bangunan dan karhutla.
Plt Kepala Damkar Seluma, Parlindungan Sianturi mengimbau warga tidak membakar sampah dan lahan.
"Kami mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran sembarangan. Kondisi kering membuat api mudah membesar," ujarnya.
.jpeg)