PedomanBengkulu.com, Seluma – Masyarakat Kabupaten Seluma diimbau waspada terhadap aksi penipuan yang mencatut nama pejabat. Terbaru, nama Direktur RSUD Tais, Nurlaili Wenis, S.KM.,M.Ak, digunakan oknum tidak bertanggung jawab untuk meminjam uang melalui WhatsApp.
Pelaku menggunakan nomor 0821-7741-0486 dan mengaku sebagai Direktur RSUD Tais yang baru menjabat. Modusnya meminta korban transfer uang dengan alasan mobile banking sedang error.
Salah satu korban adalah Mang Ajat, marbot mushola RSUD Tais. Korban menerima pesan dari nomor tersebut dengan foto profil mirip Direktur RSUD Tais.
"Mang ada uang Rp250 ribu tidak? Mau pakai sebentar bisa? Mau transfer ke teman, nanti balik kantor dikembalikan. Soalnya m-banking lagi error, jaringan," tulis pelaku.
Karena percaya pesan dari atasan, korban mentransfer ke nomor Gopay 0852-8279-5533 atas nama Amelya Tiara. Pelaku lalu meminta tambahan. Total kerugian korban Rp600 ribu dari 2 kali transfer.
Pernyataan Resmi Direktur RSUD Tais
Menanggapi kejadian ini, Direktur RSUD Tais, Nurlaili Wenis, S.KM.,M.Ak, mengimbau seluruh pegawai RSUD Tais dan masyarakat Kabupaten Seluma untuk tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan dirinya maupun pejabat lainnya, terutama jika berkaitan dengan permintaan uang atau transaksi keuangan.
"Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah meminta pinjaman uang kepada siapa pun melalui WhatsApp ataupun media komunikasi lainnya. Jika ada yang menghubungi dan mengatasnamakan saya untuk meminta uang, dipastikan itu bukan saya," tegas Nurlaili.
Beliau juga membenarkan adanya pencatutan nama oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Namun, Nurlaili memastikan tidak pernah meminta uang, meminjam uang, ataupun meminta pegawai masyarakat transfer dana lewat pesan pribadi.
Penulis: Rahmat
