Penjabat (Pj) Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah menyatakan bahwa tahun ini Kota Bengkulu kembali mendapatkan jatah satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia.
“Untuk jatah dari Presiden, kita mendapat satu ekor. Sesuai instruksi Pemerintah Pusat, alokasinya sudah kita tetapkan untuk masjid yang belum pernah menerima bantuan serupa sebelumnya. Saat ini kita tinggal menunggu pengirimannya saja,” ujar Medy.
Selain bantuan dari pusat, Pemkot Bengkulu juga mengonsolidasikan kekuatan dari internal perangkat daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Medy mengungkapkan bahwa antusiasme kurban tahun ini diprediksi tetap tinggi, dengan target total mencapai angka 100 ekor sapi.
“Dari BUMD kita sudah ada ancang-ancang menyumbang hingga 30 ekor sapi. Ditambah dengan partisipasi dari para pejabat dan ASN, kita harapkan jumlahnya bisa mendekati 100 ekor,” tambahnya.
Terkait teknis pengumpulan, Medy menegaskan bahwa pemerintah tidak mewajibkan, melainkan bersifat imbauan karena kurban merupakan ibadah. Pejabat dan ASN diminta untuk berkurban bersama di perangkat daerah masing-masing, yang nantinya penyalurannya akan dikoordinir oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bengkulu.
Sesuai pesan Walikota, prioritas penyaluran daging kurban tahun ini akan menyasar masjid-masjid yang belum tersentuh bantuan pada tahun-tahun sebelumnya. Fokus utamanya adalah jemaah dan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan pangan.
“Pak Wali berpesan agar tahun ini diutamakan masjid yang belum pernah dapat bantuan. Kita ingin hikmah dari ibadah kurban ini benar-benar dirasakan manfaatnya secara merata oleh warga Kota Bengkulu,” pungkas Medy. (**)
