PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Hj Leni Haryati John Latief menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-146 Kabupaten Rejang Lebong yang diperingati hari ini, Jumat (29/5/2026). Ia menilai momentum hari jadi tersebut menjadi penguat sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk melanjutkan pembangunan daerah di tengah berbagai capaian dan tantangan yang dihadapi.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-146 Kabupaten Rejang Lebong, 29 Mei 1880–29 Mei 2026. Mari kita perkuat sinergi, kebersamaan, dan integritas demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, religius, serta sejahtera. Rejang Lebong maju, bermartabat, dan tangguh,” kata Hj Leni Haryati John Latief.
Senator asal Provinsi Bengkulu ini menjelaskan, peringatan hari jadi tahun ini menjadi momen refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan.
"Insya Allah dengan kebersamaan Rejang Lebong dapat bangkit menghadapi tantangan pembangunan ke depan," tutur Hj Leni Haryati John Latief.
Lulusan Magister Administrasi Publik Universitas Bengkulu ini bersyukur Kabupaten Rejang Lebong dalam setahun terakhir mencatat sejumlah capaian penting. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 74,53 menjadi 75,87, sementara angka kemiskinan turun dari 14,65 persen menjadi 11,71 persen.
Selain itu, Rejang Lebong juga meraih penghargaan nasional Indonesia Golden Awards 2026 untuk kategori pengembangan pariwisata terbaik, serta penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori Madya 2026 setelah cakupan jaminan kesehatan mencapai 99,60 persen atau menyentuh 288.914 jiwa.
Di bidang pendidikan, Kabupaten Rejang Lebong juga terpilih sebagai salah satu dari empat daerah di Indonesia untuk pembangunan SMA Unggul Garuda bertaraf internasional di Desa Mojorejo.
“Capaian ini patut disyukuri. Ini membuktikan Rejang Lebong memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi daerah yang maju dengan kualitas sumber daya manusia yang semakin baik,” ujar Hj Leni Haryati John Latief.
Meski demikian, lanjutnya, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama. Mulai dari pemulihan tata kelola pemerintahan dan integritas birokrasi, keterbatasan anggaran infrastruktur, kerentanan bencana alam di wilayah pegunungan, hingga menjaga stabilitas sektor pertanian dan hortikultura.
Pembina Forum Melayu Rembuk Bengkulu ini juga menilai optimalisasi potensi pariwisata dan peningkatan kesempatan kerja bagi generasi muda perlu menjadi perhatian agar pertumbuhan ekonomi daerah berjalan merata.
“Semoga Kabupaten Rejang Lebong yang asri, sejuk, dan kaya budaya ini senantiasa diberkahi kedamaian dan kesejahteraan. Dari perkotaan hingga pelosok desa, mari bersama menjaga kelestarian, keamanan, dan terus mengukir prestasi demi masa depan Bumi Pat Petulai yang lebih cerah,” tutup Hj Leni Haryati John Latief.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tahun ini menggelar rangkaian peringatan HUT ke-146 secara khidmat dan efisien dengan melibatkan masyarakat. Kegiatan diawali melalui tradisi adat Kedurei Sudut, dilanjutkan tabligh akbar pada 23 Mei, upacara puncak pada 29 Mei di halaman Kantor Bupati, rapat paripurna istimewa DPRD, hingga kegiatan sosial dan olahraga. [**]
