PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong - Sebanyak 8 orang Siswa Sekolah Menengah Pertama dan 6 pemuda putus sekolah yang tergabung dalam Gank Talang Benih berhasil didata Polres Rejang Lebong.
Pelajar dan pemuda putus sekolah tersebut sebelumnya dijemput oleh personil Sat Intelkam di sekolah dan rumah masing masing untuk selanjutnya diberikan pengarahan
Bertempat di Aula Wicaksana Laghawa Polres Rejang Lebong, Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir didampingi Kasat Intelkan AKP Singgih Wirasto dinasehati agar tidak melakukan tindakan melawan hukum dan membuat resah masyarakat.
" Saya minta agar adik adik tidak melakukan tindakan yang membuat resah masyarakat apalagi sampai melawan hukum," Ungkap Kapolres
Kapolres juga menyampaikan bahwa anak anak yang sempat Viral dimedia sosial membawa berbagai macam benda tajam tersebut diperingakan agar tidak mengulangi perbuatanya.
"Untuk saat ini kita lakukan pendataan dan dikembalikan kepada orangtuanya, namun kalau dikemudian hari masih ditemukan tindakan yang melanggar maka akan kita tindak tegas," ungkap Kapolres
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun 14 pelajar dan anak putus sekolah tersebut merupakan Genk Talang Benih. Mereka mengaku rutin " Nongkrong" diwilayah Talang Benih, dan Talang Rimbo hingga larut malam. Selain Gank Talang Benih masih ada Genk Air Putih.
"Kami ko Anak anak talang benih pak, yang viral di Facebook itu Genk Air Putih," ungkap salah seorang pemuda putus sekolah yang didata polres Rejang Lebong
Setelah dilakukan pembinaan oleh polres rejang Lebong 14 pelajar dan anak putus sekolah tersebut diserahkan langsung kepada pihak orangtua yang juga dipanggil ke polres Rejang Lebong. Sebelum meninggalkan Polres, seluruh anak terlebih dahulu bersujud dihadapan orangtuanya. (Julkifli Sembiring)
