Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto, menekankan pentingnya menjadikan Hardiknas sebagai ruang refleksi terhadap kondisi pendidikan saat ini. Ia menilai, peringatan ini harus diisi dengan evaluasi menyeluruh guna memastikan peningkatan kualitas pendidikan berjalan sesuai harapan.
“Hardiknas bukan sekadar perayaan rutin, melainkan waktu yang tepat untuk menegaskan komitmen dalam membangun pendidikan yang benar-benar berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas generasi masa depan sangat bergantung pada sistem pendidikan yang diterapkan hari ini. Oleh sebab itu, peningkatan mutu pembelajaran harus menjadi prioritas utama, dengan peran guru sebagai kunci keberhasilan.
Ia menegaskan, tenaga pendidik memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan peserta didik. Guru bukan hanya penyampai materi, tetapi juga pembimbing dalam mencetak generasi yang cerdas, berdaya saing, serta memiliki integritas.
Selain peningkatan kualitas pengajar, Suharto juga mendorong pemerintah untuk terus memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan. Lingkungan belajar yang nyaman dan fasilitas yang memadai dinilai sangat berpengaruh terhadap efektivitas proses pembelajaran.
”Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Peran orang tua, masyarakat, hingga media massa sangat penting dalam membentuk karakter anak sejak dini.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penggunaan media digital oleh anak-anak. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran yang positif, bukan justru menjadi sumber dampak negatif.
“Pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk mendukung kemajuan. Perlu ada pengawasan agar anak-anak tidak terjerumus pada penggunaan yang tidak tepat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi berbagai pihak.
Melalui peringatan Hardiknas tahun ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik.

