PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Komitmen Astra Motor Bengkulu dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas terus digelorakan hingga ke sektor dunia kerja. Terbaru, kampanye keselamatan berkendara digelar di lingkungan Syarah Bakery, Padang Jati, dengan menyasar para karyawan yang mayoritas menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi harian.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa edukasi safety riding tidak hanya relevan bagi pelajar atau komunitas otomotif, tetapi juga krusial bagi pekerja yang setiap hari menghadapi risiko di jalan raya. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi Astra Motor Bengkulu bersama Binmas Polresta Bengkulu.
Perwakilan Syarah Bakery, Ibu Kiki, mengapresiasi kehadiran kegiatan ini. Menurutnya, pembekalan keselamatan berkendara sangat penting karena sebagian besar karyawan menggunakan sepeda motor untuk berangkat dan pulang kerja.
“Materi seperti ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga karyawan semakin sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama, bukan sekadar pilihan,” ujarnya.
Selain edukasi teknis berkendara, peserta juga mendapatkan pembekalan literasi digital dari Kasat Binmas Polresta Bengkulu AKP Malik Hevri. Ia menekankan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh berita hoaks yang berpotensi memicu keresahan dan konflik di masyarakat.
“Bijak bermedia sosial adalah bagian dari keselamatan sosial. Masyarakat harus mampu menyaring informasi agar tidak terjebak hal-hal negatif,” tegas Malik.
Sementara itu, Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu, Noval Yunaidi, memaparkan data kecelakaan lalu lintas serta kelompok usia yang paling rentan menjadi korban. Ia menegaskan bahwa sebagian besar kecelakaan berawal dari perilaku berkendara yang keliru.
Beberapa faktor dominan penyebab kecelakaan antara lain ceroboh terhadap kondisi lalu lintas di depan, tidak menjaga jarak aman, melaju melebihi batas kecepatan, ceroboh saat berbelok maupun mendahului, serta berkendara dalam kondisi lelah.
“Keselamatan bukan soal keberuntungan, tetapi soal kebiasaan. Gunakan perlengkapan berkendara lengkap, patuhi aturan lalu lintas, dan biasakan #Cari_Aman setiap kali naik motor,” kata Noval.
Ia juga mengajak generasi muda untuk terus membekali diri dengan pengetahuan berkendara yang benar, sebagai langkah nyata menekan angka kecelakaan di Bengkulu.
“Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini, peserta benar-benar menerapkan #Cari_Aman di jalan, sehingga selamat saat berangkat maupun pulang dari aktivitas,” tutup Noval.
