Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Ratusan Tenaga Non ASN Seluma Demo Kantor Bupati, Kecewa Dirumahkan

PedomanBengkulu.com, - Ratusan tenaga Non Aparatur Sipil Negara (Non ASN) honorer di Kabupaten Seluma menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu pada Senin, 19 Januari 2026. 

Aksi tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Seluma yang merumahkan ratusan tenaga honorer sejak 31 Desember 2025.

Sebanyak 250 pengunjuk rasa ini diketahui berasal dari tenaga honorer sejumlah OPD teknis, tenaga guru dan kesehatan. 

Pengunjuk rasa menuntut agar Pemda Seluma kembali memperkerjakan mereka yang terdampak dirumahkan. 

Tak hanya itu dalam tuntutan pengunjuk rasa, mereka meminta adanya kejelasan status kepegawaian dengan harapan dapat diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, sesuai regulasi yang berlaku.

Mereka menilai kebijakan perumahan tersebut tidak adil. Pasalnya, banyak tenaga honorer yang telah mengabdi selama belasan tahun justru harus kehilangan pekerjaan. 

Edi salah satu pengunjuk rasa mengungkapkan bahwa, dirinya telah mengabdi sebagai tenaga teknis di salah satu OPD sejak tahun 2010. 

Namun, pengabdian selama 15 tahun tersebut tidak menjadi pertimbangan saat kebijakan perumahan diberlakukan.

"Saya sudah 15 tahun honor sejak tahun 2010. Tiba-tiba kami dirumahkan dan digantikan oleh tenaga honorer yang belum genap setahun bekerja. Kami menuntut kejelasan dan keadilan dari Pemerintah Kabupaten Seluma, terutama kepada Bupati Seluma, agar kami bisa kembali bekerja dan diangkat menjadi PPPK paruh waktu," Ungkap Edi dengan kesal. 

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah peserta aksi masih berada di lokasi unjuk rasa sambil menunggu rekan-rekan mereka yang belum bergabung. 

Para demonstran berharap pemerintah daerah bersedia menemui mereka secara langsung untuk memberikan penjelasan serta solusi konkret atas tuntutan yang disampaikan.

Mereka berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi yang dialami ratusan tenaga honorer di Kabupaten Seluma dan segera mengambil langkah yang berpihak pada keadilan dan kemanusiaan.


Penulis: Rahmat