Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Pemkab Seluma Anggarkan Dana Hibah Rp 4 Miliar untuk 23 Ormas dan Instansi Vertikal

PedomanBengkulu.com, Seluma - Ditahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma sudah menganggarkan sebesar Rp 4 miliar untuk dana hibah. 

Empat miliar tersebut akan dialokasikan untuk 23 organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan instansi vertikal di kabupaten Seluma. 

Hal tersebut dibenarkan oleh, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Seluma, Joni Faizal, SSos MAP.

Ia menyampaikan bahwa, pengalokasian dana hibah telah melalui tahapan dan mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan.

"Penganggaran dana hibah ini sudah sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Setiap penerima mengajukan proposal, kemudian diverifikasi sebelum ditetapkan dalam APBD," sampainya.

Sebagai informasi, setiap calon penerima diwajibkan mengajukan proposal yang kemudian diverifikasi secara administrasi dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah sebelum ditetapkan dalam APBD. 

Joni juga menegaskan, agar penerima hibah wajib menggunakan anggaran secara transparan, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami berharap dana yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat. Laporan pertanggungjawaban tetap wajib disampaikan sesuai aturan," tegasnya.

Pemkab Seluma berharap dukungan anggaran tersebut mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, ormas, instansi vertikal dan lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan.

Dari total anggaran yang dialokasikan berikut rincihannya:

penerima hibah terbesar adalah Polres Seluma dengan nilai Rp 1,5 miliar. 

Pengadilan Negeri Tais menerima dana hibah sebesar Rp 250 juta.

 Seluma mengalokasikan Rp 300 juta untuk pembangunan gereja. 

Untuk sektor sosial dan kemanusiaan, masing-masing Rp 100 juta disalurkan kepada Palang Merah Indonesia Kabupaten Seluma. 

Muhammadiyah menerima hibah sebesar Rp 300 juta guna mendukung berbagai program sosial, pendidikan dan dakwah. 

Tak hanya itu juga, perhatian juga diberikan pada sektor pariwisata berbasis masyarakat. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) memperoleh dana hibah Rp 50 juta. 


Penulis: Rahmat