PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Naik dan turun sepeda motor sering dianggap sepele, padahal kesalahan kecil saat melakukan hal ini bisa berujung cedera serius. Astra Motor Bengkulu mengingatkan pengendara untuk selalu memperhatikan teknik aman, baik sebelum berkendara maupun setelah berhenti.
Menurut Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu, Noval Yunaidi, banyak pengendara mengabaikan langkah sederhana seperti memastikan kondisi sekitar, posisi kaki, hingga posisi tangan saat naik dan turun motor. Padahal, hal-hal ini krusial untuk menjaga keseimbangan dan keselamatan.
Tips aman naik dan turun motor ala Astra Motor Bengkulu:
1. Konfirmasi kondisi sekitar
Selalu cek belakang dan sekitar motor sebelum naik atau turun untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan atau orang lain.
2. Jarak berdiri dari motor
Berdirilah dengan jarak sekitar 10–15 cm dari motor agar keseimbangan lebih mudah terjaga. Berdiri terlalu dekat bisa membuat pengendara mudah goyah.
3. Posisi kaki
• Motor sport/cub: kaki kanan disilangkan ke sisi kanan motor, menapak di footstep, dan rem belakang.
• Motor skutik: kaki kanan disilangkan ke sisi kanan motor langsung ke footstep. Jangan melewati bagian tengah motor agar motor tidak goyah.
• Motor dengan box belakang: kaki kanan diangkat dan disilangkan ke sisi kanan motor agar tidak tersangkut box, lalu menapak di footstep dan rem belakang. Sebelum naik, tekan rem depan untuk mencegah motor bergerak tiba-tiba.
4. Posisi tangan
Pegang kemudi motor dengan empat jari menekan rem agar motor stabil saat naik dan turun, terutama di tanjakan atau turunan.
5. Standar atau penyangga motor
• Standar samping: dinaikkan dengan kaki terlemah, kaki terkuat menahan motor.
• Standar tengah: diturunkan dengan dorongan tangan atau tarik ke belakang sambil pengereman depan.
“Naik turun motor mungkin terlihat sepele, tapi jika salah teknik, risikonya besar. Keselamatan dimulai dari hal kecil seperti ini. Tetap #Cari_aman saat berkendara,” pesan Noval Yunaidi.
