Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Disebut Tolak Ibu Hamil, Ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Curup

PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Postingan di media sosial yang diunggah akun bernama Riana Anita, Senin (24/01) mendapatkan beragam komentar dari netizen. Cuitan yang mengeluhkan bahwa Kantor BPJS Cabang Curup tidak memperbolehkan ibu hamil masuk ke dalam kantor dan menyuruh si ibu hamil untuk menunggu di halaman luar kantor ini turut di repost oleh akun Tuntejang. 

Sempat menarik perhatian jagat mana, dari beragam komentar yang diunggah tidak sedikit pula yang memberikan komentar positif tentang pelayanan yang mereka terima selama ini di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Curup. 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup, Novi Kurniadi saat dikonfirmasi oleh media ini menjelaskan bahwa hal tersebut memang terjadi. Namun, terdapat kesalahpahaman dalam pelayanan yang diberikan pihaknya tersebut. 

"Sebelumnya kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Memang sempat terjadi kesalahpahaman antara pegawai kami yang sedang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun apa yang terjadi sebenarnya tidak begitu sulit untuk dicarikan solusinya dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan juga," ungkap Novi. 

Secara terperinci Novi menjelaskan, sebelumnya pada Pukul 11.55 WIB kemarin (24/1), ada 2 orang warga mendatangi kantor BPJS Kesehatan Cabang Curup untuk mendapatkan pelayanan. Peserta yang dilayani tersebut atas nama Neli Yana, untuk keperluan melakukan perubahan data. Neli Yana ini datang didampingi oleh Riana Anita yang kebetulan sedang dalam keadaan hamil.

"Akan tetapi keduanya datang dengan tidak menggunakan masker. Menurut prosedur, security kita tetap memberikan masker hanya bagi peserta yang akan masuk ke ruangan pelayanan sesuai dengan panduan yang berlaku. Namun untuk pendamping, kita arahkan untuk menunggu di kursi tunggu yang berada di luar ruang pelayanan, bukan di halaman parkir seperti informasi yang beredar," beber Novi.

Saat menyuruh si pendamping untuk menunggu inilah sambung Novi, terjadi kesalahpahaman antara security dengan si pendamping. Sehingga si pendamping atas nama Riana Anita membuat postingan apa yang dialaminya tersebut ke media sosial dan memunculkan beragam tanggapan publik. 

Menutup keterangannya, Novi kembali menegaskan bahwa kesalahpahaman ini telah terselesaikan dengan baik.[Rls]