Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Kepedulian Pemerintah Dirasakan Nyata Oleh Alda dan Keluarganya


PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – ‘Emas dan perak akan kalah nilainya dengan kesehatan’, merupakan sebuah pepatah kuno yang sangat menyentuh apabila dimaknai dengan serius. Bisa dikatakan siapa saja akan mengorbankan semua harta benda yang dia miliki untuk mendapatkan kesehatannya kembali. Tidak heran jika di zaman dahulu, ada keluarga yang harus menjual kebun dan rumah demi biaya berobat yang harus dibayarkan. 

Alda Asmas (19), merupakan salah seorang dari banyaknya peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan yang sudah merasakan kebaikan dari Program JKN-KIS ini. 

“Alhamdulillah kami sekeluarga mendapat kesempatan untuk didaftarkan menjadi Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Ayah, Ibu, Kakak dan Alda juga. Kebetulan Mbaknya Alda sudah bekerja sehingga kepesertaanya menjadi Peserta Penerima Upah (PPU). Kini kami sekeluarga sudah terlindungi jaminan kesehatannya. Tidak perlu was-was lagi kalau misalnya jatuh sakit,” ujarnya. 

Wanita yang akrab disapa dengan Alda ini merupakan peserta dari sektor Peserta PBI yang iurannya dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rejang Lebong.

“Dulu sempat menjadi tanggungan dari Perusahaan tempat Ayah bekerja, tetapi sejak Ayah tidak bekerja di Perusahaan itu lagi kami didaftarkan menjadi PBI. Beberapa waktu yang lalu didata oleh Ketua RT dan kartunya juga kami terima dari Ketua RT.” ujarnya.

Bungsu dari 4 bersaudara ini mengaku bersyukur Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong masih memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya.

“Bersyukur sekali. Walaupun tadi kami mendaftar menjadi peserta mandiri kelas 3, Ibu masih akan dipusingkan dengan iuran yang harus dibayar setiap bulannya. Kami masih ada 4 orang yang masih harus didaftarkan. Masih harus bayar ratusan ribu setiap bulannya. Tetapi kini kami tidak perlu pusing lagi. Semuanya ditanggung sama Pemerintah,” tuturnya.

Alda juga menceritakan bahwa dia tidak khawatir lagi mengakses pelayanan kesehatan melalui program JKN-KIS ini.

“Sejauh ini Alda hanya pakai kalau ke Puskesmas saja untuk sakit-sakit yang ringan, semoga sehat terus dan tidak perlu dipakai ini kartunya,” tutupnya sambil tersenyum.[Rls]