Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Jaga Kekompakkan Memerangi Masalahan yang Timbul oleh Narkoba

BENGKULU, PB - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu menggelar Pelatihan dan Pembinaan Masyarakat Anti Narkoba untuk Instansi Pemerintah Kota Bengkulu bertempat Hotel Raffless, Pantai Panjang Kota Bengkulu, Rabu (26/4).

Dengan mengusung tema "Ciptakan Pola Hidup Sehat Tanpa Narkoba Wujudkan Kota Bengkulu (Bersih Dari Narkoba)" BNN Kota Bengkulu berharap dapat menciptakan lingkungan bebas dari Narkoba sehingga angka penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dapat diturunkan dan sikap positif (anti Narkoba) masyarakat dapat ditingkatkan serta semakin meningkatnya kawasan hijau bebas Narkoba karenanya menurunnya korban Narkoba.

Kapala Seksi (Kasie) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Bengkulu Sekaligus bertindak sebagai Ketua Panitia pelatihan, Syaiful Anwar, mengatakan, perlu diadakannya gerakan penyadaran, pemberian informasi, kampanye, sosialisasi dan kewaspadaan akan bahaya narkoba untuk semua pihak, termasuk di Instansi Pemerintah Kota Bengkulu.

Sebab, hampir semua lapisan masyarakat terkena dampak negarif dari narkoba. BNN berpandangan bahwa keterlibatan masyarakat, akan menjadi elemen kunci dari upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

"Dengan kepedulian akan pengentasan permasalahan narkoba, pada akhirnya akan menjadi bagian dari gerakan nasional untuk menyelamatkan dan melindungi bangsa dan negara kita dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," katanya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Bengkulu, Alexander S. Soeki dalam sambutannya mengatakan, penyalahgunaan dan peredaran Narkoba saat ini sangat mengkhawatirkan, karena penyebaran Narkoba sudah menyentuh kesemua kalangan tanpa memandang umur dan profesi.

"Sasaran yang ingin dicapai dengan pelatihan ini adalah mewujudkan peran masyarakat dan BNN untuk dapat membangun lingkungan yang sehat tanpa Narkoba, mengerti dan memahami dampak dari penyalahgunaan narkoba, serta mampu menjadi penangkal atas segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," jelasnya.

Selanjutnya, mewakili Pemda Kota Bengkulu, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi Dan Pembangunan Toni Elfian mengatakan akan menjalin kerjasama dengan Instansi (Organisasi Perangkat Daerah) Pemerintah Kota Bengkulu untuk bersama-sama mensosialisasikan program P4GN di lingkungan pemerintah.

"Semua elemen bangsa dan negara harus kompak dalam misi memerangi permasalahan yang ditimbulkan oleh narkoba," katanya.

Untuk itu, Pemda Kota sangat membutuhkan masukan dan arahan dari BBN Kota Bengkulu dalam pencegahan dan pemberantasan Narkoba dimasa-masa mendatang.

"Kami butuh untuk mendapat masukan bagi BNN Kota dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba guna perbaikan mekanisme kerja dimasa yang akan datang," tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan pelatihan dan pembinaan, diantaranya dari pihak RSJKO Bengkulu dan peserta dari 20 ASN masing-masing satu OPD satu Orang. [Media Center Kominfo Kota Bengkulu]