Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Jembatan Benteng Malborough Diresmikan

100_0525BENGKULU, PB - Pasca pemugaran jembatan Benteng Marlbrough yang dilakukan atas kerjasama Lanal Bengkulu, CSR & SMEPP, Pertamina Area Sumbangsel, hari ini Kamis (28/4/2016), diresmikan. Acara Peresmian tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti. Ia mengucapkan terimakasih atas karya bakti TNI AL itu.

Baca juga: Lanal Bengkulu Tuntas Percantik Jembatan Benteng Marlborugh

"Keterlibatan Lanal Bengkulu dalam perawatan objek sejarah yang ada di Bengkulu sangatlah patut di apresiasi. Jika ada 10 saja anggota Lanal yang mengurus objek wisata bereslah kepariwisataan Bengkulu'," puji Gubernur Bengkulu dalam sambutannya, Kamis (28/4/2016).

Kegiatan peresmian dengan tema 'Melalui Kharya Bhakti Kita Perkokoh Kemanunggalan TNI -Rakyat' diramaikan warga dan juga pengunjung. Mantan Bupati Musi Rawas itu juga memuji peran serta masyarakat Bengkulu yang telah ikut berpartisipasi pelestarian objek wisata.

"Ucapan terima kasih dan penghargaan sekali lagi disampaikan kepada Lanal Bengkulu dan juga masyarakat Enggano yang telah banyak membantu," kata Ridwan.

Ia mengatakan tugas utama dalam menjaga cagar budaya dan wilayah pariwisata adalah menjaga keindahan, kebersihan dan keamanan lokasi. Terlebih lagi, diwilayah tersebut memiliki banyak obyek wisata diantaranya, Rumah Bung Karno, Rumah Fatmawati, Masjid Jamik dan Kompleks Kampung China.

Dikesempatan yang sama, Komandan Pangkalan TNI AL Letkol Laut (P) Mohammad Nizar Gadafi juga mengatakan hal senada, disarankan untuk perbaikan jembatan perlu kayu-kayu yang berkualitas. Sambungnya, alhamdulilah masyarakat Enggano sangat merespon baik dan juga dapat bantuan dari PT. Pertamina sehingga renovasinya dapat berjalan sesuai dengan yang di rencanakan.

"Untuk mendapatkan kayu-kayu Merbau yang berkualitas ini membutuhkan waktu hampir 2 bulan untuk negosiasi dengan masyarakat adat Enggano. Saya buat juga surat pernyataan yang ditanda tangani diatas matrai bahwa penggunaan kayu-kayu ini bukan untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan Lanal, namun untuk kepentingan bersama renovasi 3 jembatan di Benteng malabrough," ungkap Mohammad Nizar.

Lanjutnya, dibutuhkan 3-4 kubik kayu yang di gunakan untuk merenovasi jembatan Benteng Malabrough. Kayu Merbau ini kalau di Kalimantan setingkat kayu Ulin, atau kayu Hitam (Eboni-red) di Sulawesi. Bisa saja kita menggunakan semen beton, namun nilai estetikanya yang harus dijaga.

Ia juga menyarankan agar mempertahankan kealamian bangunan tersebut, termasuk juga temboknya tidak bisa menggunakan cat biasa. Perlu dilakukan kajian maupun survei agar sesuai dengan cat apa yang pas sehingga tidak merusak bangunan yang lama.

Ketua panitia Pelaksana Lettu Laut (S) Kasturi mengatakan tujuan diadakannya renovasi ini adalah sebagai promosi wisata yang seiring dengan program pemerintah untuk memajukan sektor pariwisata. "Memberi efek manfaat kepada masyarakat sekitar lokasi cagar budaya seiring dengan pelaksanaan karya bhakti TNI yang bertujuan agar terpeliharanya kemanunggalan TNI dengan rakyat," terang Lettu Kasturi. [Zefpron]

100_0504 100_0498