Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Petani Gunung Kayo Mulai Kembangkan Beras Merah

12896416_1070953599636827_1302666002_oBENGKULU SELATAN, PB - Saat ini beras merah banyak diburuh oleh masyarakat, khususnya bagi yang menjaga pola makan atau diet. Selain itu, beras merah juga sering dikonsumsi oleh penderita diabetes karena kandungan gulanya yang rendah dan kaya akan serat. Sehingga saat ini beras merah menjadi salah satu komiditi yang bernilai ekonomis.

Untuk itu, Petani Desa Gunung Kayo Kecamatan Bungamas Kabupaten Bengkulu Selatan sudah mulai mengembangkan produksi padi varietas beras merah ini. Baca juga: Dibalik Isu Beras Seginim dan Perjuangan Anak Petani Dibalik Isu Logam Beras Seginim

Hal tersebut terungkap pada saat pelaksanaan panen raya di Di Desa Gunung Kayo yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, Waka Polres BS Kompol Erwin Harahap, Kadis Pertanian Wika Gatot, Kepala BP4K, Camat Bungamas, dan Ketua KTNA Kabupaten.

Dijelaskan Wabup, jika dibandingkan dengan beras biasa, sebenarnya hasil produksi beras merah hasilnya lebih sedikit. Berdasarkan data ubinan yang ada, padi varietas beras merah hanya mampu menghasilkan 6,1 ton gabah kering per hektare. Jika dibandingkan dengan padi varietas IR produksinya 8,3 Ton/Hektare dan Rojo Lele 7,4 Ton/Hektare.

"Keunggulan padi beras merah mempunyai serat yang tinggi, bagus untuk mereka yang diet dan penderita diabet. Meski Produksinya lebih rendah, namun harga beras merah harga jualnya jauh lebih tiinggi dari beras biasa," pungkasnya. Baca juga: Kandungan Logam Beras Seginim Harus Diuji Ulang(Apdian Utama)

12896315_1070418003023720_683754451_o 12910891_1070957326303121_786804408_n