PedomanBengkulu.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto diusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Prabowo telah menerbitkan Surat Presiden (surpres) terkait pemberhentian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kamis (1/10/2026).
Surpres tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.
"Kami DPR RI sudah mendapatkan Supres Nomor R57/Surpres/09/2026 tanggal 30 September 2026 perihal usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri," kata Habiburokhman, Kamis, dikutip dari tayangan di TV Parlemen.
Habiburokhman menyebut calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto akan diuji kelayakannya, beserta terkait visi dan misinya.
"Pagi tadi kami sudah menggelar rapat Badan Musyawarah DPR, Pleno sudah dibukan hari ini kita mendengar visi misi yang disampaikan oleh calon Pak Kapolri. Suyudi," ujarnya.
Lantas, seperti apakah sosok calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto? Berikut ini informasinya.
Profil Komjen Pol Suyudi Ario Seto
Komjen Pol Suyudi Ario Seto adalah seorang perwira tinggi (Pati) di Polri.
Ia dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BNN RI di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/8/2025).
Sebelum itu, Suyudi juga sempat menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya.
Komjen Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973.
Ia memiliki istri yang bernama Dewi Yuali atau akrab disapa Uwi dan menganut agama Islam.
Suyudi dan Uwi memiliki anak yang bernama Prawira dan Hana.
Komjen Suyudi juga cukup aktif dalam bermain media sosial.
Ia memiliki akun Instagram bernama @suyudi_007.
Di Instagram, Suyudi Ario Seto kerap mengunggah momen dirinya sedang bertugas sebagai anggota Polri hingga momen bersama keluarga.
Rekam jejak Suyudi Ario juga cemerlang di Polri.
Ia telah kenyang pengalaman menangani beragam kasus kriminal karena banyak bertugas sebagai reserse.
Suyudi adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994.
Sederet pendidikan yang pernah ditempuhnya antara lain adalah PTIK, SESPIM, dan SESPIMTI (2018).
Suyudi Ario Seto juga telah menyelesaikan studi S-2 Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia (UI).
Ia juga telah meraih gelar doktoral.
Nama lengkap berikut dengan gelarnya yaitu Komjen Pol. Dr. (HC) Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si.
Karier Suyudi Ario Seto telah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Selain itu, Suyudi juga sempat menduduki posisi sebagai Kanit Resmob Bareskrim Polri, Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2011), Kakorsis SPN Lido, Kapolsek Metro Tanah Abang (2012), Kapolsek Metro Penjaringan, dan Kasubbid Paminal Bid. Propam Polda Metro Jaya (2014).
Tak sampai di situ, jenderal asal Jakarta ini juga pernah mengisi kursi jabatan sebagai Kapolres Majalengka (2014), Kapolres Bogor (2015), Wakapolres Metro Jakarta Barat (2016), dan Kapolresta Bogor Kota (2016).
Karier Suyudi Ario Seto makin moncer setelah ia didapuk menjadi Kapolres Metro Jakarta Pusat pada tahun 2017.
Di tahun yang sama, ia dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.
Setelah itu, Suyudi ditunjuk untuk menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada tahun 2019.
Satu tahun kemudian, Suyudi diutus untuk menjabat sebagai Wadirtipideksus Bareskrim Polri.
Masih di tahun yang sama, ia lalu dimtuasi menjadi Wadirtipidsiber Bareskrim Polri.
Tak berselang lama, Suyudi Aryo Seto didapuk sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri pada tahun 2020.
Pada 2023, jenderal bintang dua asal Jakarta ini ditugaskan di tanah kelahirannya, dengan jabatan sebagai Wakapolda Metro Jaya.
Setelah itu, di tahun 2024, Suyudi Ario Seto naik pangkat dari Brigjen menjadi Irjen karena diutus untuk menjabat sebagai Kapolda Banten.
Ia menggantikan posisi Irjen Abdul Karim yang diamanahkan menjabat sebagai Kadiv Propam.
Pada Agustus 2025, ia naik pangkat dan diangkat menjadi Kepala BNN RI.
Sumber: www.tribunnews.com