Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Cakupan JKN Bengkulu Tembus 99,4 Persen, BPJS Kesehatan Perkuat Edukasi Lewat Media

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Bengkulu telah mencapai 99,4 persen per 1 September 2026. Angka tersebut setara dengan 2.156.282 jiwa yang telah tercakup dalam program jaminan kesehatan nasional.

Di tengah tingginya cakupan kepesertaan tersebut, BPJS Kesehatan kini memperkuat edukasi dan sosialisasi JKN dengan menggandeng insan pers sebagai mitra strategis penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Penguatan sinergi itu dilakukan melalui Temu Media dan Gathering BPJS Kesehatan bersama awak media di Kota Bengkulu. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan media untuk membahas perkembangan JKN sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai hak, kewajiban, dan akses layanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Syafrudin Imam Negara, mengatakan capaian kepesertaan yang telah mendekati 100 persen perlu diikuti dengan pemahaman masyarakat terhadap program JKN.

“Cakupan kepesertaan yang sudah mencapai 99,4 persen harus dibarengi dengan pemahaman masyarakat mengenai hak, kewajiban, dan akses layanan JKN. Karena itu, sinergi dengan media menjadi penting untuk menyampaikan informasi secara luas dan mudah dipahami,” kata Syafrudin.

99,4 Persen Sudah Terdaftar, 86,9 Persen Aktif

Dalam dialog tersebut, BPJS Kesehatan juga menyampaikan bahwa dari jumlah penduduk yang telah tercakup JKN, sebanyak 1.884.045 jiwa atau 86,9 persen tercatat sebagai peserta aktif.

Data tersebut menunjukkan bahwa tantangan JKN tidak hanya berkaitan dengan memperluas cakupan kepesertaan, tetapi juga memastikan peserta tetap aktif sehingga dapat memperoleh manfaat program ketika membutuhkan layanan kesehatan.

Kepala Bagian Mutu Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Ahmad Saibun Wafa, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam mendorong perluasan kepesertaan JKN.

“Capaian UHC sebesar 99,4 persen merupakan hasil sinergi bersama. Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan melalui Program JKN,” ujar Ahmad.

Media Didorong Perkuat Edukasi JKN

Ketua PWI Provinsi Bengkulu Marshal Abadi menegaskan media memiliki peran penting dalam memastikan informasi mengenai program JKN menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Menurut dia, informasi mengenai program dan layanan BPJS Kesehatan perlu disampaikan secara berkelanjutan melalui berbagai platform, baik media cetak, elektronik maupun media siber.

“Media menjadi jembatan informasi kepada masyarakat. Karena itu, sinergi dengan BPJS Kesehatan penting agar program dan layanan JKN dapat diketahui serta dipahami masyarakat,” kata Marshal.

Temu media tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Kominfo Kota Bengkulu Afri Candriani, Kepala Bagian SDMUK BPJS Kesehatan Marta Kusuma, serta awak media dari berbagai platform.

Dengan cakupan JKN yang mencapai 99,4 persen per 1 September 2026, BPJS Kesehatan menempatkan edukasi sebagai bagian penting dalam memperkuat keberlanjutan program. Media diharapkan menjadi penghubung informasi agar masyarakat tidak hanya terdaftar sebagai peserta JKN, tetapi juga memahami layanan dan memastikan status kepesertaannya tetap aktif.