Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

ABK Kapal yang Hilang Bersama 5 Jurnalis Ditemukan di Bengkulu, Tim DVI Ungkap Kecocokan DNA

 

PedomanBengkulu.com, SERANG -  Surakman (60) anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1, kapal yang ditumpangi 5 jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda, berhasil ditemukan.

Jenazah Surakman ditemukan di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Kepastian identitas korban diperoleh setelah tim DVI Pusdokkes Polri melakukan pemeriksaan dan pencocokan DNA terhadap jenazah yang sebelumnya ditemukan warga setempat.

Berdasarkan pantauan wartawan TribunBanten.com, barang bukti yang tampilkan berupa lembaran kertas foto Surakman serta peta jarak dari Gunung Anak Krakatau hingga Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara sepanjang 347,27 KM.

Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, mengatakan identitas jenazah tersebut akan dipastikan melalui proses pencocokan DNA oleh petugas.

"Jenazah ditemukan di Pulau Enggano, pada Sabtu 12 September lalu. Hari itu bertepatan dengan hari kelima saat pencarian seluruh korban dilakukan," katanya, Rabu (23/9/2026).

Ia menyampaikan jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh masyarakat Pulau Enggano. 

Karena tidak ada warga yang mengenali korban sebagai anggota keluarganya, jenazah sempat dimakamkan pada malam yang sama.

"Setelah itu dilakukan otopsi meliputi gigi dan sejumlah lainnya, ditemukan masyarakat Pulau Enggano, saat itu warga tidak merasa ada yang kelihatan keluarganya, sehingga jenazah sempat dikubur," ujarnya.

Identitas korban kemudian diketahui melalui proses pemeriksaan dan pencocokan DNA. Setelah itu, jenazah kembali digali dari makamnya. 

Jenazah tersebut diduga merupakan Surakman, warga Carita, Kabupaten Pandeglang, yang sebelumnya dinyatakan hilang bersama lima jurnalis.

"Untuk barang buktinya hanya jenazahnya saja, jenazah rencananya besok akan dibawa ke Banten," sampainya.

Maruli mengatakan jenazah Surakman saat ini masih berada di Bengkulu. Rencananya, jenazah akan dijemput oleh personel Polairud untuk dibawa ke Banten.

Kecocokan DNA
Sementara itu, Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, mengatakan hasil pemeriksaan DNA menunjukkan adanya kecocokan secara genetik antara jenazah dengan keluarga biologisnya.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap seorang mayat Mr. X yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, secara genetik teridentifikasi sebagai Surakman atau ABK kapal," ujar Hengki.


Sumber: Tribunnews.com