Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Satpol PP Kota Bengkulu Amankan Siswa SMAN 2 Bolos Sekolah

 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu kembali menggelar razia pelajar yang bolos sekolah. Dalam kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, petugas berhasil mengamankan seorang siswa SMA Negeri 2 Kota Bengkulu yang kedapatan bolos saat jam pelajaran, Rabu (5/8/2026).

Siswa tersebut kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Bengkulu untuk menjalani pembinaan. Razia ini merupakan bagian dari upaya Satpol PP menegakkan ketertiban sekaligus mencegah kenakalan remaja di kalangan pelajar.

"Pelajar SMAN 2 Kota Bengkulu yang bolos jam sekolah dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Bengkulu," kata Sahat.

Saat melakukan penelusuran di lingkungan sekolah, Sahat juga menemukan titik yang diduga menjadi jalur keluar para siswa untuk membolos. Lokasi tersebut berada di bagian belakang sekolah, di mana kawat pembatas tembok terlihat telah dirusak.

"Di sinilah tempat siswa bolos, lihat kawat temboknya sudah dirusak. Kita akan beritahu kepala sekolahnya," ujar Sahat sambil menunjukkan lokasi tersebut.

Menurutnya, temuan itu akan segera dikoordinasikan dengan pihak sekolah agar dapat dilakukan perbaikan serta pengawasan lebih ketat sehingga tidak kembali dimanfaatkan siswa untuk meninggalkan sekolah saat jam belajar.

Selain melakukan penertiban, Sahat menegaskan Satpol PP juga mengedepankan langkah pembinaan melalui program Satpol PP Go To School (SGS) yang menyasar siswa tingkat SMP, SMA hingga mahasiswa.

"Ada program Satpol Go To School dan ada program Linmas Go To School. Ini dua segmennya. SGS itu mulai dari SMP dan SMA. Jadi kita mendatangi SMP, SMA, termasuk kampus," jelasnya.

Ia mengatakan, program tersebut bertujuan mendekatkan Satpol PP kepada para pelajar dan mahasiswa sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menaati peraturan daerah serta menjauhi perilaku negatif.

“Tujuannya bagaimana mendekatkan kepada siswa, kepada mahasiswa yang ada di Kota Bengkulu agar patuh juga dengan perda. Contohnya jangan keluar malam, jangan minum alkohol, jangan minum tuak, jangan merokok. Kita juga melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan kemampuan mereka. Kita beritahu bahwa adab lebih tinggi daripada ilmu, jadi anak-anak ini sering mengejar ilmu tetapi lupa adab,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk jenjang pendidikan yang lebih rendah, Satpol PP memiliki program Linmas Go To School yang menyasar siswa SD, TK hingga PAUD. Program ini difokuskan pada edukasi mitigasi bencana melalui permainan, perlombaan, dan simulasi yang disesuaikan dengan usia anak.

Sabat menyebutkan program SGS telah mulai dilaksanakan di sejumlah sekolah. Setelah sebelumnya menyambangi SMA Negeri 11, Satpol PP dijadwalkan akan kembali melaksanakan sosialisasi di SMK Negeri 2 pada Jumat pekan ini, kemudian dilanjutkan ke SMA Negeri 2 Kota Bengkulu pada minggu depan.

Melalui razia dan program pembinaan tersebut, Satpol PP Kota Bengkulu berharap kesadaran disiplin pelajar semakin meningkat sehingga budaya bolos sekolah dapat ditekan sekaligus membentuk generasi muda yang taat aturan dan berkarakter.