PedomanBengkulu.com, Lebong - Bupati Lebong, H. Azhari, SH, MH, meresmikan Gedung Puskesmas Kota Baru yang terletak di Desa Kota Baru, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, Selasa (11/8/2026). Peresmian ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lebong, dalam memperkuat dan memperluas akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
Acara peresmian dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong beserta jajaran, para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Lebong, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Uram Jaya, Kepala Desa se-Kecamatan Uram Jaya dan tokoh masyarakat.
Dalam pernyataannya kepada awak media usai peresmian, Bupati Lebong H Azhari SH MH, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan gedung baru tersebut. Bupati juga menegaskan bahwa keberadaan gedung yang representatif, harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.
"Alhamdulillah, hari ini saya selaku Bupati Lebong telah meresmikan Puskesmas Kota Baru. Yang sebelumnya menurut kami belum layak untuk sekelas puskesmas, namun hari ini luar biasa, sudah dapat kita resmikan," ungkap Bupati Azhari.
Dijelaskan Azhari, Puskesmas Kota Baru telah didukung sumber daya manusia yang mumpuni, termasuk kehadiran satu orang dokter. Meski demikian, kelengkapan peralatan kesehatan saat ini baru mencapai sekitar 60 persen, sehingga pemerintah daerah akan terus menganggarkan secara bertahap untuk melengkapi sarana dan prasarana tersebut.
"Kalaupun alat kesehatan masih belum lengkap, tentu selanjutnya sesuai kemampuan anggaran daerah, akan kita usahakan melengkapi alat-alat kesehatan tersebut, sehingga masyarakat benar-benar dapat terbantu," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Lebong, Rachman, SKM. M.KM. M.Si menambahkan, Puskesmas Kota Baru saat ini telah beroperasi penuh dan telah meraih predikat Akreditasi Utama. Sebelumnya berstatus Puskesmas Pembantu (Pustu), namun kini secara resmi ditingkatkan menjadi Puskesmas Rawat Inap.
Pembangunan gedung Puskesmas Kota Baru, lanjutnya, merupakan usulan masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), yang diusulkan secara bertahap selama bertahun-tahun. Akhirnya bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2025 melalui pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan, dengan pagu anggaran pembangunan mencapai Rp7,5 miliar.
"Pembangunan gedung baru ini telah lama diidamkan masyarakat. Diharapkan dengan adanya gedung yang baru, jangkauan serta kualitas pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Uram Jaya dan sekitarnya semakin meningkat," beber Rachman.
Untuk melengkapi peralatan yang belum tersedia, pihaknya telah mengajukan permohonan ke Kementerian Kesehatan melalui pemutakhiran data, yang akan difasilitasi melalui program Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia (SOPI) Kementerian Kesehatan RI.
"Memang benar, kelengkapan peralatan kesehatan saat ini baru sekitar 60 persen. Namun dengan peralatan yang ada, kami tetap berkomitmen melayani pasien sebaik mungkin," pungkas Rachman.[spy]