PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Satpol PP Kota Bengkulu mengamankan tiga pemuda yang kedapatan dalam pengaruh minuman beralkohol (Minol) saat mengendarai sepeda motor berbonceng tiga di kawasan wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Minggu dini hari (9/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Ketiga pemuda tersebut ditemukan dalam kegiatan Patroli Pemeliharaan Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum yang dilaksanakan Satpol PP Kota Bengkulu bersama Dinas Sosial Kota Bengkulu.
Saat dilakukan pemeriksaan awal, petugas mendapatik ketiganya dalam kondisi diduga mabuk akibat mengonsumsi minol.
Situasi semakin mencurigakan ketika petugas menanyakan aktivitas mereka. Salah seorang pemuda menunjukkan sikap gelisah dan terlihat berusaha memegang erat benda yang berada di bagian pinggangnya.
Melihat gerak-gerik tersebut, petugas Satpol PP kemudian melakukan pemeriksaan dan berhasil mengamankan satu bilah senjata tajam (sajam) serta minuman beralkohol dari pemuda tersebut.
Kasat Pol PP Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang membenarkan adanya penindakan tersebut.
"Benar, kita amankan tiga pemuda yang salah satunya kedapatan membawa senjata tajam. Kita bawa ke kantor Satpol PP, kita mintai keterangan, kemudian yang bersangkutan membuat perjanjian untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya," ujar Sahat.
Dari hasil pemeriksaan dan keterangan yang diberikan, diketahui ketiga pemuda tersebut ternyata masih berstatus sebagai pelajar.
Yang lebih memprihatinkan, berdasarkan keterangan mereka kepada petugas, ketiganya sengaja keluar pada malam hari karena berniat melakukan tawuran.
Temuan tersebut menjadi perhatian serius Satpol PP Kota Bengkulu, mengingat keberadaan pelajar di luar rumah pada dini hari dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol dan salah satunya membawa senjata tajam berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Satpol PP Kota Bengkulu menegaskan akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan dan lokasi yang menjadi titik berkumpulnya anak muda, sebagai upaya mencegah terjadinya gangguan ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah Kota Bengkulu.
Patroli tersebut juga menjadi bagian dari upaya preventif untuk mencegah aksi tawuran serta penggunaan minuman beralkohol dan membawa benda berbahaya di kalangan pelajar.