PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau yang saat ini melanda wilayah perkotaan. Guna memastikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) tetap lestari, DLH memasifkan agenda perawatan seluruh taman kota secara berkala.
Dalam pelaksanaannya, DLH tidak bergerak sendiri. Pihaknya menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bengkulu untuk memaksimalkan suplai air selama proses pemeliharaan taman berlangsung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu Anshar Amin, menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar tanaman hias dan pepohonan di fasilitas publik tidak mati kekeringan akibat cuaca ekstrem.
Perawatan intensif yang dilakukan meliputi penyiraman teratur, pemberian pupuk bernutrisi, hingga pemangkasan rutin pada tanaman dan rumput yang mulai meninggi.
Selain fokus pada kesuburan tanaman, petugas di lapangan juga rutin melakukan penyiangan gulma pengganggu, penyulaman atau penggantian tanaman yang sudah mati, serta pembersihan sampah harian di sekitar area taman.
“Ditengah musim kemarau yang menimpa Kota Bengkulu, kami dari Dinas Lingkungan Hidup memasifkan perawatan taman-taman kota. Dibantu oleh Dinas Damkar dan Penyelamatan, DLH melakukan perawatan mulai dari penyiraman teratur, pemupukan bernutrisi, pemangkasan rutin tanaman dan rumput, penyiangan gulma, penyulaman tanaman mati, serta membersihan sampah harian agar ruang terbuka hijau tetap asri, bersih, dan nyaman bagi warga,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Anshar Amin, Senin (10/8/2026).
Melalui sinergi ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap area publik tetap dapat berfungsi optimal sebagai paru-paru kota sekaligus tempat rekreasi yang aman, sejuk, dan estetis bagi seluruh lapisan masyarakat di tengah teriknya musim kemarau.