Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Puasa Daud, Amalan Sunnah yang Paling Dicintai Allah SWT dan Tata Cara Menjalankannya

 

PedomanBengkulu.com-  Bengkulu – Puasa Daud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Amalan ini dikenal sebagai puasa sunnah yang paling dicintai Allah SWT karena dicontohkan langsung oleh Nabi Daud AS dengan pola pelaksanaan yang seimbang, yakni sehari berpuasa dan sehari berbuka.

Anjuran berpuasa juga ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 184 disebutkan bahwa berpuasa merupakan amalan yang lebih baik bagi orang-orang yang mengetahui keutamaannya.

Keistimewaan puasa Daud dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Abdullah bin Amr RA. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Nabi Daud, sementara salat sunnah yang paling dicintai Allah juga merupakan salat Nabi Daud AS.

Dalam hadis riwayat Muslim tersebut dijelaskan bahwa Nabi Daud AS menjalankan puasa secara bergantian, yakni sehari berpuasa dan sehari berbuka. Pada malam harinya, beliau membagi waktu dengan tidur pada separuh malam, melaksanakan salat selama sepertiga malam, lalu kembali beristirahat pada seperenam malam terakhir.

Pola ibadah tersebut menunjukkan keseimbangan antara menjalankan ibadah dan memenuhi hak tubuh untuk beristirahat. Karena itu, puasa Daud kerap dipandang sebagai amalan yang melatih disiplin, istiqamah, serta kemampuan mengendalikan hawa nafsu.

Sebelum menjalankan puasa Daud, umat Islam dianjurkan melafalkan niat pada malam hari hingga sebelum terbit fajar. Berikut bacaan niat puasa Daud:

Arab:

Ù†َÙˆَÙŠْتُ صَÙˆْÙ…َ دَاوُدَ سَÙ†َّØ©ً Ù„ِÙ„ّٰÙ‡ِ تَعَالَÙ‰

Latin:

Nawaitu shauma dâwuda sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya:

“Aku niat puasa Daud esok hari, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Setelah berniat, pelaksanaan puasa Daud dilakukan sebagaimana puasa sunnah pada umumnya, yaitu menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Pada hari berikutnya tidak berpuasa, kemudian ibadah kembali dilaksanakan pada hari selanjutnya secara berselang-seling.

Seperti diberitakan Detik, puasa Daud menjadi salah satu amalan sunnah yang tidak hanya memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT, tetapi juga mengajarkan konsistensi dalam beribadah dengan tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan rohani.