Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Back to School dan Aktivitas Padat, Servis Motor Tak Boleh Terlewat


PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Dimulainya kembali tahun ajaran baru membuat aktivitas masyarakat kembali meningkat. Mobilitas yang semakin padat ini menuntut kondisi kendaraan, khususnya sepeda motor, tetap prima demi menunjang keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Di tengah rutinitas yang kembali sibuk, servis berkala menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Perawatan rutin dinilai sebagai langkah penting untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal sekaligus mencegah potensi kerusakan yang lebih serius di kemudian hari.

Kepala Bagian Technical Service Astra Motor Bengkulu, Lucky Hendrik Roberto, mengatakan masih banyak pengguna sepeda motor yang mengesampingkan servis berkala, terutama saat aktivitas harian meningkat.

“Ketika aktivitas meningkat seperti saat masuk sekolah, motor bekerja lebih keras. Jika tidak dirawat secara rutin, risiko kerusakan hingga potensi gangguan keselamatan bisa meningkat,” ujar Lucky.

Ia menjelaskan, secara umum servis berkala sepeda motor Honda disarankan setiap 2.000 hingga 4.000 kilometer atau sekitar dua hingga empat bulan sekali, tergantung pada intensitas penggunaan. Sementara itu, servis pertama biasanya dilakukan lebih awal sebagai bagian dari pengecekan awal kondisi kendaraan.

Dalam proses servis, sejumlah komponen penting akan diperiksa secara menyeluruh. Mulai dari oli mesin, sistem pengereman, rantai atau CVT, aki, busi, filter udara, hingga sistem injeksi bahan bakar.

“Pengecekan ini memastikan seluruh komponen bekerja optimal. Oli yang sudah menurun kualitasnya dapat memengaruhi performa mesin, sementara sistem pengereman yang tidak maksimal jelas berisiko terhadap keselamatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Lucky menekankan pentingnya melakukan servis di bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Selain ditangani oleh mekanik bersertifikat, proses pengecekan juga menggunakan peralatan standar sesuai rekomendasi pabrikan.

“Di AHASS, konsumen mendapatkan jaminan penggunaan suku cadang asli Honda yang dirancang sesuai spesifikasi kendaraan. Hal ini penting untuk menjaga performa tetap stabil dan memperpanjang usia pakai komponen,” tambahnya.

Menurutnya, penggunaan suku cadang yang tidak sesuai standar berpotensi menurunkan performa kendaraan bahkan membahayakan pengendara.

Dengan kondisi motor yang terawat, pengendara dapat merasakan kenyamanan lebih saat berkendara serta meminimalkan risiko gangguan di jalan, terutama di tengah aktivitas yang kembali padat saat musim sekolah.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak menunda servis berkala dan rutin mengunjungi AHASS terdekat agar sepeda motor tetap dalam kondisi terbaik dan siap digunakan kapan saja.