PedomanBengkulu.com, Lebong - Selama Bulan Ramadhan 1447 Hijriah, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong pastikan tetap memberikan layanan maksimal kepada masyarakat. Seluruh layanan medis tetap berjalan seperti biasa, seperti Instalasi Gawat Darurat hingga rawat inap tetap beroperasi 24 jam.
Penegasan tersebut disampaikan
Direktur RSUD Lebong dr. Meinoffiandi Leswin, pria yang akrab disapa dr Andi ini menyebutkan, bahwa sebelum memasuki bulan Ramadhan, pihaknya sudah menyusun sistem kerja bergiliran bagi tenaga medis dan nonmedis.
“Kita pastikan pelayanan IGD, rawat inap, ruang bersalin, hingga layanan penunjang medis seperti laboratorium dan radiologi tetap siaga 24 jam,” sampai Andi.
Dijelaskan Andi, pengaturan jadwal dilakukan agar pelayanan tidak terganggu meski petugas menjalankan ibadah puasa. Skema sif disesuaikan dengan beban layanan harian.
Untuk layanan poliklinik rawat jalan, operasional tetap berjalan dengan penyesuaian waktu. Jika hari biasa dimulai pukul 08.00 WIB, selama Ramadan pelayanan berlangsung pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB.
Pengaturan jadwal tersebut, lanjutnya, untuk kenyamanan pasien dan tenaga kesehatan, terutama pada jam-jam menjelang siang. Manajemen rumah sakit juga memastikan stok obat dan alat kesehatan dalam kondisi aman. Antisipasi dilakukan terhadap potensi peningkatan kasus gangguan pencernaan, dehidrasi, serta penyakit kronis yang kambuh akibat perubahan pola makan.
Seperti Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan tren kunjungan pasien dengan keluhan lambung dan tekanan darah. RSUD menyiapkan ruang observasi dan ketersediaan cairan infus.
“Kami menegaskan akan terus memberikan pelayanan profesional, cepat, dan responsif demi menjaga kesehatan masyarakat Kabupaten Lebong sepanjang Ramadan,” pungkasnya.[spy].