Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Gubernur Helmi Resmikan Jembatan Matan, Bupati Seluma Harap Masyarakat Jaga dan Manfaatkan

PedomanBengkulu.com, Seluma - H. Helmi Hasan, SE resmikan jambatan matan penghubung antara Desa Pasar Seluma dengan Desa Rawah Indah, Jumat 6 Februari 2026.

Bersama Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE MM dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma, April Yones, SE MAp melakukam peresmian Jembatan Matan tersebut.

Diketahui, jembatan Matan yang dibangun sepanjang kurang lebih 100 meter ini dibangun sejak Juli 2025 lalu dengan anggaran sebesar Rp 16 miliar. 

Setelah, sebelumnya jembatan yang dibangun zaman Inggris itu rusak parah dan sebagian pondasi amblas akibat tergerus ombak laut.

Peresmian Jembatan Matan disambut antusias oleh masyarakat Desa Pasar Seluma dan Desa Rawa Indah. Warga yang selama bertahun-tahun menghadapi kesulitan akses transportasi kini dapat bernapas lega.

Gubernur Bengkulu, H Helmi Hasan, SE menyampaikan bahwa, pembangunan Jembatan Matan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat. 

Menurutnya, konektivitas wilayah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Jembatan ini bukan hanya menghubungkan Desa Pasar Seluma dan Desa Rawa Indah, tetapi juga membuka akses yang lebih cepat dan aman bagi masyarakat. Selama ini warga harus memutar cukup jauh, sekarang aktivitas sehari-hari bisa dilakukan dengan lebih efisien," sampai Helmi Hasan.

Selain meresmikan Jembatan Matan, Gubernur Bengkulu juga menyampaikan rencana lanjutan pembangunan infrastruktur jalan pesisir yang dikenal dengan sebutan Jalan Inggris yang akan menghubungkan wilayah Air Periukan hingga Kembang Mumpo.

"Insya Allah akses jalan dari Air Periukan sampai Kembang Mumpo, termasuk Pasar Seluma dan Rawa Indah, akan kita bangun. Seluruh perencanaan sudah dilakukan, mohon doa masyarakat agar pembangunan ini dapat segera terealisasi," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE MM menegaskan bahwa, pembangunan Jembatan Matan telah selesai sepenuhnya dan kini menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Dirinya mengingatkan agar masyarakat mengawasi kendaraan yang melintas agar tidak melebihi kapasitas muatan.

"Muatan berlebih merupakan salah satu penyebab utama kerusakan jembatan dan jalan. Karena itu, kami mengajak kepala desa, perangkat desa, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan,” terang Teddy.


Penulis: Rahmat