Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Efeknya Berbahaya! Jangan Telat Ganti Oli Sepeda Motor

PedomanBengkulu.com, Bengkulu - Ada sejumlah bahaya yang mengintai jika telat dan jarang ganti oli. Oli adalah komponen krusial untuk setiap sepeda motor, karena berfungsi sebagai pelumas, pembersih, pendingin, dan pelindung mesin motor. Lantas, apa saja akibat telat ganti oli motor yang harus diwaspadai? 

Berikut akibat telat ganti oli motor yang bisa diwaspadai sejak awal:

1. Keluar Asap Putih dari Knalpot

Akibat pertama yang cukup berbahaya bagi mesin adalah blok silinder dan seher atau piston menjadi baret. Oli yang sudah lama tidak diganti, bukan hanya berkualitas buruk namun volumenya juga menurun. 

Asupan oli mesin yang kurang ini akan meningkatkan gesekan yang terjadi antara piston dengan blok silinder. Akibatnya baret-baret pun akan muncul dan efeknya adalah muncul asap putih pada knalpot. 

Asap putih ini disebabkan oleh masuknya oli pada bagian celah piston dan blok silinder yang baret. Bisa dikatakan kebocoran sedang terjadi dan hanya bisa diatasi dengan mengganti komponen mesin. 

2. Mesin Motor akan Cepat Panas

Tidak hanya sistem pendinginan pada motor saja yang bekerja untuk menyerap panas dari ruang bakar. Oli juga berperan cukup besar dalam menyerap panas yang muncul karena gesekan mesin. 

Overheating pada motor bisa terjadi ketika kamu sering menunda mengganti oli. Kerusakan karena panas ini akan mempengaruhi komponen kepala silinder menjadi melengkung. 

Kepala silinder yang melengkung tidak bisa diperbaiki selain harus diganti. Kamu pun harus bersiap mengeluarkan banyak biaya untuk menggantinya.  

3. Penggunaan BBM yang Semakin Boros 

Akibat telat ganti oli motor selanjutnya adalah konsumsi bahan bakar yang semakin meningkat. Kerugian ini tentu akan membuat kantong kamu semakin jebol karena konsumsi BBM di atas normal. 

Walaupun BBM yang digunakan sudah terlalu banyak, namun tidak diimbangi dengan performa kendaraan. Laju kendaraan tidak akan cepat sesuai dengan BBM yang digunakan. 

4. Biaya Perawatan Jauh Lebih Mahal 

Ada begitu banyak komponen yang harus diganti dimulai dari kepala silinder yang sudah melengkung. Selain itu komponen seher dan blok silinder juga akan baret karena jumlah oli dan kualitasnya menurun. 

Kepala silinder adalah komponen yang pertama kali terkena imbas ketika kualitas oli buruk. Kemudian merembet ke bagian noken as dan juga pelatuk. Bayangkan saja berapa biaya yang harus kamu keluarkan untuk mengganti komponen tersebut? 

Meskipun hanya diperbaiki, efeknya hanya sesaat. Kamu pun harus bersiap bolak balik ke bengkel untuk melakukan perbaikan. 

5. Komponen Memiliki Usia Pendek 

Kerusakan komponen tersebut akan terjadi lebih cepat dibandingkan motor yang rutin ganti oli. Padahal komponen tersebut seharusnya bisa digunakan sampai belasan hingga puluhan tahun. 

Kamu harus bersiap dengan akibat telat ganti oli motor ini dalam hitungan beberapa tahun saja. Otomatis waktu kamu untuk bisa berkendara dengan nyaman juga akan berkurang. 

Mau tidak mau kamu harus menyiapkan dana untuk mengganti komponen atau justru menggantinya dengan motor baru. 

6. Motor Tidak Nyaman Dikendarai 

Selain usia komponen yang semakin pendek, motor pun tidak akan nyaman digunakan. Kamu yang harus menggunakan motor setiap hari mungkin akan mendengar suara mengganggu dari arah mesin. 

Misalnya saja motor tidak memiliki tenaga ketika kamu harus melintasi jalanan menanjak. 

Motor juga bisa mogok atau mati kapan saja, padahal kamu sedang dalam perjalanan ke kantor atau acara penting lainnya. Semua aktivitas kamu akan terganggu karena alat transportasi kesayangan mulai rewel. 

Kepala Bagian Technical Service Astra Motor Bengkulu, Rangga Noviar mengatakan bahwa setiap tipe motor memiliki interval yang berbeda dalam penggantian oli. 

"Gunakanlah AHM Oil yang telah diformulasikan untuk mesin motor Honda. Jangan lupa juga, untuk membawa sepeda motor ke bengkel AHASS terdekat guna mendapatkan pemeriksaan dan perawatan rutin dari ahlinya," kata Rangga.

Rangga juga mengimbau agar konsumen jangan ragu untuk berkonsultasi dengan bengkel AHASS jika merasa ada bagian sepeda motor yang tidak berfungsi dengan baik.[KC06]