Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Vaksin dan Prokes Jadi Syarat Kuliah Tatap Muka di UNIB

PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Universitas Bengkulu (Unib) menggelar vaksinasi massal untuk menyesar para mahasiswa/i selama dua hari ...

PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Universitas Bengkulu (Unib) menggelar vaksinasi massal untuk menyesar para mahasiswa/i selama dua hari dimulai sejak Kamis 9 September 2021 sampai hari ini Jumat (10/9). Vaksinasi dilakukan di Gedung Serba Guna (GSG) Unib. Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu syarat untuk menggelar kuliah secara tatap muka.

Rektor Unib, Ridwan Nurazi mengatakan untuk mengakomodir syarat tersebut pihak kampus telah bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu untuk menggelar vaksinasi massal. Dalam dua hari itu, pihaknya menargetkan sebanyak 1.000 mahasiswa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

“Ini dalam rangka kita menuju ke kuliah offline, karena pada semester depan kita mulai siap untuk melaksanakan kuliah tatap muka. Karena saat ini kita sedang mempersiapkan perkuliahan tatap muka ini. Untuk vaksin massal ini kita targetkan 1.000 mahasiswa. Artinya ini masih sangat kurang kalau untuk kebutuhan vaksin, karena total mahasiswa kita 20.000 lebih. Namun mahasiswa juga bisa ikuti vaksin di Fasyankes terdekat,” sampai Ridwan, Jumat (10/9).

Ia menambahkan, bagi mahasiswa yang belum mengikuti vaksinasi dan sedang tidak berada di Bengkulu juga bisa melakukan vaksinasi Covid-19 di daerah asalnya untuk mendapatkan sertifikat vaksin sebagai syarat kuliah tatap muka.

“Bagi siswa yang tidak ada di Bengkulu boleh vaksin di daerah masing-masing. Kita juga akan berkordinasi dengan Labkesda dan pihak terkait yang masih memiliki vaksin untuk mengkordinir mahasiswa yang belum dapat melakukan vaksinasi di Bengkulu,” tutupnya.

Selain vaksinasi, Unib juga akan menerapkan prokes ketat pada kuliah tatap muka smester mendatang. Dengan kombinasi vaksinasi dan penerapan prokes 5 M, upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus bisa dilakukan dan tetap bisa menjalankan kuliah tatap muka. [MS]