Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Pengaruh Tekanan Darah Tinggi pada Penyakit Stroke

[caption id="attachment_48229" align="aligncenter" width="650"] Ilustrasi [/caption] JAKARTA, PB - Stroke me...

[caption id="attachment_48229" align="aligncenter" width="650"] Ilustrasi[/caption]

JAKARTA, PB - Stroke merupakan suatu kondisi dimana pembuluh darah di otak mengalami penyumbatan dan pecah atau peredaran darah yang menuju ke otak terganggu.

Sehingga fungsi otak akan berkurang bahkan dapat menghentikan suplai oksigen sehingga menjadi rusak, dan bahkan tidak akan berfungsi sebagaiman mestinya, akibatnya terjadi kematian sebagain sel saraf, sehingga akan timbul beberapa macam gejala stroke seperti wajah atau anggota badan lumpuh sebalah, bicara menjadi tidak jelas atau cadel, dan jika sudah dalam tahap yang serius stroke dapat mengakibatkan penderitanya mengalami koma bahkan dapat mengancam jiwa penderitanya.

Penyakit stroke di indonesia sendiri merupakan salah satu masalah kesehatan utama dan salah satu penyebab kematian terbanyak. Maka dari itu stroke merupakan suatu kondisi gangguan kesehatan yang sangat serius dan membutukan penanganan yang cepat dan tepat.

Stroke merupakan penyakit atau masalah kesehatan yang harus segera mendapatkan penanganan karena jika penderita stroke mendapatkan penanganan, maka kerusakan yang terjadi pun akan semakin kecil.

Stroke biasa suatu penyakit yang sering menyerang orang sudah berusia lanjut, namun saat ini stroke juga dapat menyerang orang yang masih berusia muda, hal ini dikarena banyak faktor penyebab yang dapat menyebakan penyakit menyerang diusia muda.

Faktor yang paling utama terjadi stroke ini adalah gaya hidup yang tidak dan menimbulkan beberapa masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi.

Masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi ini memiliki hubungan dengan penyakit stroke. Tekanan darah yang tinggi akan memicu pecahnya pembuluh darah di otak, hal ini tentu sama hal nya dengan penyakit stroke yang mana stroke merupakan kondisi terjadinya penyumbatan dan pecahnya pembuluh darah di otak.

Tekanan darah tinggi ini dapat mempengaruhi penyakit stroke terjadi pada tubuh, sebab tekanan darah tinggi merupakan pemicu terbanyak terjadinya penyakit stroke.

Peningkatan resiko stroke terjadi seiring dengan peningkatan tekanan darah, dan hipertensi atau tekanan darah tinggi meningkatkan 3 kali lipat resiko yang paling dominan yang berhubungan dengan kejadian stroke.

Tekanan darah tinggi ini menyebabkan aliran darah yang mengalir lewat pembuluh darah sangat cepat sehingga menyebabkan tekanan dimana mana pada pembuluh darah.

Saat ini banyak orang memiliki riwayat tekanan darah tinggi yang diturunkan oleh orang tuanya, maka dari itu seseorang yang memiliki tekanan darah akibat turunan atau pun bukan turunan ada baiknya selalu memeriksakan tekanan darahnya agar resiko terkena stroke dapat dihindari.

Gejala pendarahan di otak yang disebabkan oleh darah tinggi memiliki beragam variasi, tergantung pada lokasi serta besar pendarahnya.

Berikut ini ada beberapa gejala dari pendarahan otak akibat darah tinggi, antara lain :
- Kelemahan pada wajah dan/atau lengan serta tungkai di salah satu sisi tubuh.
- Mati rasa pada wajah, dan/atau lengan atau kaki pada satu sisi tubuh.
- Menurunnya kemampuan memahami bahasa lisan ataupun berbicara.
- Kesulitan menulis atau membaca.
- Vertigo (ketidakseimbangan) dengan/tanpa mual dan muntah.
- Sakit kepala berat atau mengalami penglihatan ganda.

Otak memiliki pembuluh darah yang kecil-kecil dimana tekanan darah yang berangsur secara terus menerus akan menyebabkan tekanan darah pada pembuluh darah di otak.

Yang mana bisa menyebabkan pengerasan pembuluh darah atau bisa juga pecah pembuluh darah. Inilah yang menyebabkan stroke akibat penyakit tekanan darah tinggi.

Pembuluh darah yang mengeras dan pecah akan menganggu suplai oksigen di otak sehingga menyebabkan penurunan fungsi pada otak yang menyebabkan gangguan sel saraf otak.

Selain suplai oksigen yang terganggu darah yang keluar akibat pecah pembuluh darah bisa menyebabkan kerusakan jaringan di sekitarnya.
Stroke yang dipengaruhi oleh tekanan darah tinggi biasanya disebut dengan stroke hemoragik.

Seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi harus bisa mengontrol dan mengendalikan tekanan darahnya sebab darah tinggi ini merupakan penyebab yang sering terjadi pada penderita stroke.

Dalam beberapa kasus, perdarahan yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi begitu besar sehingga darah mengalir masuk (tumpah) ke bagian ventrikel otak dan menyebabkan perdarahan intraventrikel, sebuah kondisi yang memicu hidrosefalus dan dapat mengancam jiwa.

Maka dari itu, kita harus menjaga kesehatan dengan baik dan hindari beberapa hal yang dapat memicu masalah pada kesehatan mulai dari gaya hidup serta pola makan yang sehat dan baik, agar masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi yang dapat menimbulkan stroke dapat kita hindari.

Karena jika stroke sudah menyerang maka sangat sulit dan membutuhkan waktu lama untuk kembali normal seperti semula. Mulailah melakukan pengecekan kesehatan seperti mengecek tekanan darah atau berkonsultasi dengan dokter mengenai kesehatan pada tubuh anda sehingga anda lebih mudah mengetahui perkembangan kesehatan anda dengan baik. [Jajang Surya Mustofa]