Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Khofifah: Waspada, Kekerasan Seksual Fenomena Gunung Es

mensos 2BENGKULU, PB - Menteri Sosial,Khofifah Indra Parawansa mengatakan, makin tingginya angka kekerasan seksual yang terjadi dimasyarakat harus diwaspadai. Untuk itu Mensos menyebut kekerasan seksual sebagai fenomena gunung es yang dapat mengancam kehidupan masyarakat luas khususnya kaum perempuan.

Baca juga: 

"Kasus kekerasan seksual sudah sangat banyak. Ini sudah menjadi semacam fenomena gunung es," kata Mensos, Khofifah saat menghadiri deklarasi kader anti korupsi dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, di Mesjid LDII Kebun Tebeng, Kota Bengkulu, Jumat (17/06).

Menurut Khofifah, ada komunitas masyarakat yang memparah keadaan dengan menjadi kelompok penekan dan sengaja melakukan viktimisasi (kekerasan) terhadap korban dan keluarga korban kekerasan seksual sehingga membuat luka dan trauma keluarga korban semakin mendalam.

"Saja mengajak, mari kita sama-sama membangun budaya saling melindungi satu sama lain untuk membangun keamanan dan ketentraman dalam kehidupan masyarakat kita," ucapnya.

Lanjutnya, Pekerjaan besar bangsa Indonesia kedepan harus dibangun melalui gerakan rakyat yang konsisten bagi kemajuan masyarakat. "PR besar bangsa ini memang harus dibangun melalui gerakan kerakyatan dan saling membangun sinergi," ujarnya.

Kehadiran Menteri sosial, Khofifah Indra Parawansa di Bengkulu untuk melakukan kunjungan kerja ke Bengkulu hari ini, Jumat (17/06) dengan agenda kunjungan ke kantor Pos Bengkulu dan Pembukaan visit Bengkulu 2020 di Hotel Raflesia.

Sebelumnya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendukung penerapan hukuman kebiri bagi para pelaku kekerasan seksual. Ia juga mendorong adanya publikasi nama pelaku kejahatan seksual agar dapat memberikan informasi publik dan efek jera. Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi hukuman 10 tahun penjara dan dan 6 bulan pelatihan kerja sebagai pengganti denda terrhadap 7 pemerkosa YY (14) belum lama ini. [MS]