Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Tiara Atmikasari, Kisah Usahawan Muda dari Bengkulu

P_20160205_110513BENGKULU, PB - Chacha Milktea mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta kuliner. Adalah Tiara Atmikasari, seorang wanita muda berhijab, cerdas, berani, dan berjiwa usaha yang mendirikan Chacha Milktea ini di Bengkulu.

"Ide untuk membuka franchise (bisnis waralaba-red) ini sendiri berawal dari saat saya kuliah di Semarang. Yang namanya anak kuliah pasti pengen nyari tempat nongkrong, apalagi kalau lagi bosan di kosan. Jadi suka ngumpul di kedai-kedai teh atau susu," jelas wanita berusia 24 tahun ini, kepada Pedoman Bengkulu, Jumat (5/2/2016).

Minimnya kedai-kedai anak muda di Bengkulu menjadi alasan Tiara membuka kedai yang berlokasi di Lingkar Barat tersebut. Bila biasanya kedai hanya untuk orang dewasa, tetapi Chaca Milktea juga untuk anak-anak.

"Chacha Milktea ini sendiri pusatnya di Jogja dan punya cabang di Semarang. Saya melihat antusias mahasiswa Semarang yang suka sama minuman ini. Apalagi dari yang muda sampai yang tua juga suka, makanya saya buka disini," tambahnya.

Kedai yang buka dari pukul 10.00 - 22.00 WIB ini sebisa mungkin untuk mempertahankan kualitas rasa dan tidak asal dalam memilih karyawan. Terbukti dari bahan yang di kirim langsung dari Jogja dan karyawan yang diterima akan mengikuti training (pelatihan) kurang lebih 1 minggu.

Konsep yang dipilih oleh kedai yang buka di Bengkulu pada 2015 ini adalah konsep taman. Kata Tiara, konsep itu memang sudah menjadi ciri khas seluruh outlet Chacha Milktea. Sebab, dengan dekorasi bunga-bunga, rumput hijau, meja kecil, dan kursi yang mungil bisa mengembalikan ingatan masa kecil saat dewasa ini.

Dengan slogan 'Real and Fresh Milktea', ada banyak kelebihan yang ditawarkan kedai ini. Misalnya, Tiara mengatakan kedai itu free Wifi dengan sinyal luar biasa, full music dan bebas request, halaman parkir luas, ruangan nyaman dengan ruang ber-AC dan bebas merokok. Selain itu, pelanggan juga bisa memesan ruangan seperti untuk mengadakan pesta dengan sistem dekorasi sendiri.

"Konsumen juga bisa request untuk rasa dari milkteanya sendiri, misalnya mengurangi gula atau puding. Kita juga punya garansi penggantian untuk milktea yang sudah disajikan dan akan diganti dengan yang baru jika milktea yang dihidangkan kurang rasa atau apapun keluhan dari konsumen. Karena kepuasan pelanggan adalah nomor satu," ujarnya.

Tak hanya itu, wanita berdarah Bengkulu Selatan dan Palembang ini juga mengatakan, setiap minggu pertama dan ketiga akan ada akustik setiap bulannya. "Buat teman-teman yang suka musik, mau request, atau mau nyanyi, dipersilahkan kesana. Bebas kok," tutupnya. [Rizky Febrianty]

P_20160205_110840 P_20160205_111108