Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Pasien DBD Bisa Langsung ke IGD

12722061_1106621072703876_582997804_nBENGKULU, PB - Direktur Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Supardi mengatakan bagi masyarakat yang mengalami gejala Demam Berdarah (DBD) bisa langsung untuk datang ke Instlasi Gawat Darurat (IGD) RSMY. Disana nanti, mereka akan langsung di-screaning dan observasi untuk kemudian dinyatakan positif mengidap DBD atau tidak.

Baca juga: Tangani DBD, Pemprov Bentuk Tim

"Jadi jangan spekulasi. Kalau demam kemudian ada bintik-bintik bisa langsung bawa ke IGD," jelasnya, Jumat (19/2/2016). (Baca juga: Tinjau DBD, Komisi IX DPR RI ke Bengkulu dan DBD Tembus Seratus Kasus)

Bahkan, ia berjanji bagi para pasien DBD tidak perlu membawa surat rujukan awal semisal dari puskesmas atau lainnya. "Kalau gawat darurat kan langsung," ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan jumlah pasien DBD sepanjang tahun 2016 di RSMY mencapai 130 orang. Rinciannya, 85 pasien pada Januari, pada Februari sebanyak 45 orang. Dari semua pasien tersebut, 7 diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

"Untuk yang meninggal pada Januari 2 orang dan Februari 5 orang," jelasnya.

Dia menyampaikan untuk saat ini penanganan pasien DBD terbilang masih bisa terkendali. Meski mengalami pelonjakan jumlah, namun pihaknya masih bisa menampung semua pasien tersebut.

"Kita ada 380 tempat tidur, mudah-mudahan sampai sekarang masih bisa untuk menampung. Karena rata-rata pasien ini 4-5 hari sudah pulang," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Amin Kurnia mengatakan, DBD di Provinsi Bengkulu memang sudah sangat signifikan tingginya. Kejadian dan korban DBD terbesar terjadi di Kota Bengkulu dan Kabupaten Kepahiang.

"Korban DBD dari bulan Januari s/d Februari 2016 telah mencapai 500 orang dan yang meninggal dunia akibat DBD mencapai 13 orang," jelas Amin. [IC]