Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Revitalisasi Pasar Dimulai dari Barukoto

Pasar Minggu TerbengkalaiBENGKULU, PB - Tahun 2016, program revitalisasi atau peremajaan pasar rakyat di Kota Bengkulu baru bisa dilaksanakan di Pasar Barukoto II. Guna revitalisasi ini, Pemerintah Kota mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Pusat Republik Indonesia sebesar Rp 955 juta.

"Dananya bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus). Nanti kita gunakan untuk merehab semua apa yang ada di Pasar Barukoto II itu. Ini masuk dalam program Seribu Pasar," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bengkulu, Erwan Syafrial, Kamis (14/1/2016).

Untuk Pasar Minggu dan Pasar Barukoto I, lanjutnya, Disperindag baru merencanakan untuk direvitalisasi pada tahun 2017 mendatang. Ia beralasan, dana APBD Kota Bengkulu belum cukup bila digunakan untuk membiayai revitalisasi tersebut.

"Sebenarnya keinginan untuk melakukan revitalisasi Pasar Minggu dan Pasar Barukoto I itu sudah kita ajukan sejak tahun lalu. Tapi terkendala anggaran. Tapi kita tetap punya komitmen, ke depan seluruh pasar akan kita remajakan," ungkapnya.

Sementara untuk Pasar Panorama, sambung Erwan, pihaknya masih terkendal dengan penghapusan aset eks Toko Abang Pramuka. Menurutnya, penghapusan aset ini harus disepakati bersama antara Pemerintah Kota dengan DPRD Kota Bengkulu.

"Tapi DED (Detail Engineering Design) Pasar Panorama itu tetap kita susun. Kalau nanti penghapusan aset dan DED itu sudah disetujui, baru kita usulkan adanya revitalisasi tahap ketiga Pasar Panorama," imbuhnya.

Erwan menambahkan, sembari terus melakukan peremajaan, pihaknya juga tetap menyiapkan draft konsep untuk menata pasar sesuai dengan jenis barang dagangan sebagaimana pasar-pasar rakyat di Ibukota Jakarta.

"Strateginya masih kita susun. Tiap-tiap pasar nanti akan ada DED sendiri-sendiri. Misalnya, bisa jadi nanti Pasar Barukoto khusus sayur mayur. Pasar Minggu khusus busana. Pasar Panorama khusus elektronik. Ini masih kita siapkan," demikian Erwan. [RN]