PedomanBengkulu.com, Lebong - Pemerintah Kabupaten Lebong secara resmi, sudah meluncurkan tiga program unggulan pelayanan publik yang diberi nama "Program Bantu Rakyat", sebuah inovasi layanan yang memastikan pemerintah hadir langsung di setiap momen penting kehidupan masyarakat, mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga saat keluarga berduka.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong, Dr. H. Syarifudin, S.Sos M.Si mewakili Bupati Lebong H. Azhari, SH MH. dan Wakil Bupati Lebong Bambang ASB, S.Sos M.Si, menyampaikan bahwa program ini lahir untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan, tanpa harus datang ke kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Lebong.
"Tiga program ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat. Bapak Bupati ingin masyarakat tidak lagi direpotkan dengan urusan dokumen kependudukan di momen-momen penting kehidupan," kata Sekda Syarifudin, saat menyerahkan dokumen kependudukan bagi keluarga yang berduka Almarhum Rasyid Redha di Desa Ujung Tanjung III, Kamis (15/10/2026) malam.
Dikatakan Syarifudin, Tiga Program Bantu Rakyat, yang pertama Pemkab Lebong hadir saat Ada keluarga yang berduka. Jika ada warga yang meninggal dunia, keluarga tidak perlu lagi datang ke Dinas Dukcapil untuk mengurus Akta Kematian, Kartu Keluarga baru, maupun KTP perubahan status.
"Pemerintah daerah akan hadir langsung pada malam ketiga takziah, menyerahkan dokumen-dokumen tersebut secara langsung ke rumah duka. Dokumen ini nantinya dapat digunakan untuk keperluan waris, pendaftaran sekolah anak, dan keperluan administratif lainnya," sampai Syarifudin.
Kemudian disaat ada warga yang melahirkan, lanjut Syarifudin, baik di bidan maupun di Puskesmas ataupun RSUD Lebong, tidak perlu lagi kembali untuk mengurus Akta Kelahiran. Sebelum ibu dan bayi pulang, dokumen Akta Kelahiran anak tersebut sudah diterbitkan dan diserahkan langsung di tempat.
"Hal ini diharapkan dapat membantu warga yang sering kali lupa atau belum sempat mengurus syarat administrasi anak sejak dini," beber Syarifudin.
Selanjutnya program Bantu Rakyat yang ketiga, sambungnya, saat Ada pernikahan dan apabila Bupati, Wakil Bupati, atau pejabat daerah menghadiri undangan pernikahan, pemerintah juga akan sekaligus menyerahkan Kartu Keluarga baru dan pembaruan KTP bagi pasangan suami istri yang baru menikah, sehingga status kependudukan langsung terbarukan.
"Kita tahu, saat berduka, saat bahagia menyambut kelahiran, atau saat menikah, warga tentu tidak ingin direpotkan dengan urusan administrasi. Melalui program ini, pemerintah yang hadir kepada warga, bukan sebaliknya," tambah Syarifudin.
Program "Takziah Bantu Rakyat" sebagai bagian dari ketiga layanan Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebong. Program ini diharapkan dapat meringankan beban moril sekalipun bagi keluarga yang sedang berduka, dengan kehadiran langsung pemerintah yang hadir turut berbelasungkawa, sambil menyelesaikan urusan administrasi secara cuma-cuma kepada keluarga yang berduka.
"Pemerintah Kabupaten Lebong berharap ketiga program ini didukung seluruh masyarakat, terutama di Desa Ujung Tanjung III dan seluruh desa di Kabupaten Lebong, agar pelayanan publik semakin mudah, cepat, dan terasa manfaatnya bagi seluruh rakyat," pungkasnya.[spy]