Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Pemkot Rancang Program Beasiswa Kuliah untuk Warga Kurang Mampu dan Anak Berprestasi pada 2027

 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu -  Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berkomitmen meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi warganya. Mulai tahun 2027, Pemkot Bengkulu berencana meluncurkan program beasiswa yang ditujukan khusus bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu serta anak-anak yang memiliki prestasi di berbagai bidang.

Rencana ini saat ini sedang digodok oleh pemerintah daerah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Mengingat kondisi financial daerah, eksekusi program ini nantinya akan diterapkan secara bertahap demi menyesuaikan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Walikoa Bengkulu Dedy Wahyudi menjelaskan, prioritas utama dari program ini adalah membantu anak-anak dari keluarga miskin agar tetap bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Pemerintah daerah akan mengambil alih tanggung jawab pembiayaan uang kuliah mereka.

"Pertama, beasiswa untuk anak-anak yang tidak mampu, dia pengen kuliah. Maka nanti pemerintah akan menguliahkan uang kuliahnya," ujar Dedy, Kamis (1/10/26).

Meski uang kuliah akan ditanggung penuh, Dedy menyebutkan bahwa komponen biaya hidup (living cost) mahasiswa selama merantau atau menempuh pendidikan masih akan dikoordinasikan lebih lanjut. Pemkot Bengkulu berencana membuka ruang diskusi dengan pihak keluarga penerima manfaat untuk mencari solusi terbaik terkait kebutuhan sehari-hari tersebut.

"Untuk living cost, kita nanti bicara dengan keluarganya," tambahnya.

Tidak hanya berfokus pada pengentasan kemiskinan lewat jalur pendidikan, program beasiswa 2027 ini juga dirancang untuk mengapresiasi generasi muda lokal yang bertalenta.

Pemkot Bengkulu menyiapkan kuota beasiswa bagi anak-anak berprestasi, baik di bidang olahraga, seni, maupun seni budaya.

Dedy tidak menampik bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi faktor utama mengapa program berskala besar seperti ini baru bisa direalisasikan pada tahun 2027.

Namun, ia menegaskan bahwa keterbatasan tersebut tidak memadamkan komitmen pemkot untuk mencerdaskan warga Kota Bengkulu.

"Karena selama ini, karena jujur, karena anggaran terbatas. Tapi niatnya kita sudah akan memulai, 2027 saya akan laksanakan itu," tegas Dedy.

Hingga saat ini, kuota pasti atau jumlah rill penerima beasiswa tersebut masih dinamis. Pemkot Bengkulu memilih untuk tidak mematok angka mati, melainkan akan menyesuaikannya secara fleksibel berdasarkan tingkat kebutuhan rill di lapangan serta kapasitas final anggaran yang disetujui nantinya.