PedomanBengkulu.com, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu terus mematangkan proyek penataan kawasan bersejarah di Kota Bengkulu. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Medy Pebiansyah, memastikan bahwa proyek revitalisasi kawasan Kampung Cina (China Town) saat ini sudah mulai berjalan dan menunjukkan progres yang signifikan di lapangan.
Penataan ini dilakukan untuk menghidupkan kembali roda perekonomian sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat rekreasi dan tempat berkumpulnya anak-anak muda, mirip dengan konsep kawasan pedestrian populer di kota-kota besar.
Saat dikonfirmasi pada Senin (19/10/2026), Medy Pebriansyah menjelaskan bahwa beberapa fasilitas fisik penunjang estetika kota sudah mulai dipasang di sepanjang jalur Kampung Cina.
"Ya, revitalisasi Kampung Cina saat ini sudah berjalan, ya. Untuk pengaspalan, kemudian untuk tempat duduk, untuk tiang-tiang itu kawan-kawan bisa lihat sudah terpasang, ya," ujar Medy.
Untuk memperkuat identitas budaya dan menambah daya tarik visual, pemerintah kota juga akan memasang dekorasi khas yang membentang di sepanjang jalan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan nuansa eksotis yang kuat bagi para pengunjung yang datang.
"Nanti akan disusul pemasangan lampionnya. Lampion nanti akan ada sepanjang jalan di Kampung Cina, akan ada lampion bernuansa bernuansa Tionghoa," tambahnya.
Tidak hanya fokus pada fasilitas umum, Pemerintah Kota Bengkulu juga merangkul para pelaku usaha lokal di kawasan tersebut. Pendekatan persuasif dilakukan agar pemilik bangunan ikut berkontribusi dalam mempercantik estetika lingkungan sekitar.
"Kemudian, kita juga sudah berkoordinasi meminta para pemilik ruko untuk mengecat kembali rukonya agar nanti kawasan itu bisa jadi lebih fresh," jelas Medy.
Lebih lanjut, Medy mengungkapkan bahwa Walikota Bengkulu juga menaruh perhatian besar pada ketersediaan ruang publik yang inklusif. Dalam peninjauan langsung ke lokasi, Medy meminta agar tata letak di depan ruko diatur secara seimbang antara ruang usaha dan area publik.
"Dan kita juga Pak Wali kemarin langsung turun meminta space di depannya itu di samping misalnya untuk usaha mereka, tapi ada juga disediakan untuk space nanti untuk tempat-tempat nongkrong anak-anak muda," tuturnya.
Melalui proyek revitalisasi ini, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis kawasan Kampung Cina tidak hanya menjadi warisan sejarah, melainkan bertransformasi menjadi pusat kreativitas yang dinamis dan rujukan wisata utama di Kota Bengkulu.
"Jadi nanti insya allah keinginan kita daerah, Kampung Cina ini juga bisa hidup seperti kawasan Belungguk," pungkas Medy.
