PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), hari ini, Senin (5/10/2026), Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Hj Leni Haryati John Latief menyoroti kontribusi TNI dalam mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat di Provinsi Bengkulu.
Menurutnya, dalam setahun terakhir TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, membangun infrastruktur perdesaan, memberikan pelayanan kesehatan, hingga membantu masyarakat menghadapi bencana.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Penghormatan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh prajurit TNI yang tanpa lelah menjaga kedaulatan NKRI,” kata Hj Leni Haryati John Latief.
Lulusan Magister Administrasi Publik Universitas Bengkulu ini mengatakan, salah satu kontribusi strategis TNI di Bengkulu terlihat dalam program ketahanan pangan. TNI Angkatan Darat bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu menjalankan program Cetak Sawah Rakyat dan optimalisasi lahan dengan sasaran sekitar 2.200 hektare sawah baru. Program tersebut juga menjangkau wilayah terluar, termasuk Pulau Enggano.
Di bidang pembangunan desa, TNI turut mematangkan pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar dengan 157 sasaran prioritas di seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu. Program tersebut mencakup pembangunan serta perbaikan jembatan dan jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan jaringan irigasi, sumur bor dan sarana air bersih.
“Kontribusi TNI dalam pembangunan desa menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dilakukan secara nyata, terutama untuk menjawab kebutuhan dasar warga,” ujar Hj Leni Haryati John Latief.
Selain pembangunan fisik, kata dia, TNI juga berkontribusi melalui pelayanan kesehatan. Kegiatan bakti sosial mencakup pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, operasi katarak serta bibir sumbing, hingga donor darah yang digelar bersama jajaran TNI di Bengkulu.
Dewan Pakar Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Provinsi Bengkulu ini juga mengapresiasi keterlibatan prajurit TNI dalam penanganan bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi bagian penting dalam proses evakuasi dan pemulihan masyarakat terdampak bencana alam.
“Di tengah dinamika bangsa, baik dalam menjaga keamanan wilayah maupun kesiapsiagaan menanggulangi bencana alam di berbagai pelosok negeri, TNI selalu hadir membantu masyarakat,” ungkap Hj Leni Haryati John Latief.
Pembina Bundo Kanduang Provinsi Bengkulu ini berharap momentum HUT ke-81 TNI semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan nasional.
“Semoga TNI terus tumbuh menjadi angkatan perang yang modern, adaptif dan tangguh dalam mengawal kedaulatan serta keutuhan bangsa. Bersama rakyat, TNI kuat, Indonesia maju,” tutup Hj Leni Haryati John Latief.