Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Vario Evo 160 Tembus 46,7 Km/L, Saat Skutik 160cc Lain Masih Berkutat di 40–45 Km/L

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Di kelas skutik 160cc, tidak sedikit motor yang tampil agresif dengan desain sporty, bodi bongsor, dan klaim tenaga besar. Namun di balik itu, satu pertanyaan mulai sering muncul dari pengguna: seberapa irit konsumsi BBM-nya?

New Honda Vario Evo 160 datang dengan jawaban yang cukup “menampar”. Berdasarkan pengujian internal PT Astra Honda Motor (AHM) dengan metode WMTC EURO 3 dan fitur Idling Stop System (ISS) aktif, motor ini mencatat konsumsi BBM hingga 46,7 km/liter.

Angka tersebut menempatkannya di atas rata-rata konsumsi skutik 160cc lain yang umumnya berada di kisaran 40–45 km/liter—terutama pada model dengan karakter mesin yang lebih agresif dan bobot yang cenderung lebih berat.

Desain Sporty vs Efisiensi Nyata

Beberapa skutik 160cc di pasar memang mengandalkan tampilan sporty dengan bodi besar dan fitur melimpah. Namun, kombinasi tersebut kerap berbanding lurus dengan konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi, terutama saat digunakan dalam kondisi stop-and-go di perkotaan.

Di sinilah Vario Evo 160 mengambil pendekatan berbeda. Tanpa harus tampil “berat”, motor ini justru mengoptimalkan efisiensi melalui keseimbangan antara desain, bobot, dan karakter mesin.

Hasilnya, konsumsi BBM tetap terjaga tanpa harus mengorbankan kenyamanan maupun performa.

Karakter Mesin Jadi Pembeda

Vario Evo 160 dibekali mesin 160cc eSP+ 4 katup dengan torsi maksimum 14,0 Nm pada 6.500 rpm. Berbeda dengan mesin yang baru terasa bertenaga di putaran atas, karakter Vario Evo 160 justru kuat sejak putaran bawah.

Artinya, pengendara tidak perlu sering membuka gas dalam-dalam untuk mendapatkan akselerasi. Kondisi ini menjadi kunci utama efisiensi—sesuatu yang sering kali menjadi titik lemah pada motor dengan karakter “tenaga atas”.

Didukung teknologi:

- Idling Stop System (ISS)

- ACG Starter minim gesekan

- Sistem pembakaran presisi

efisiensi bukan lagi sekadar hasil uji, tetapi terasa langsung saat digunakan sehari-hari.

Bobot, Ban, dan Realita di Jalan

Selain mesin, faktor bobot dan dimensi juga ikut berperan. Skutik dengan bodi lebih besar dan ban lebih lebar memang menawarkan stabilitas, tetapi sering kali membutuhkan tenaga lebih besar—yang berujung pada konsumsi BBM lebih tinggi.

Vario Evo 160 tetap menggunakan ban lebar (100/80-14 depan dan 120/70-14 belakang), namun dengan pengaturan yang tetap menjaga efisiensi. Kombinasi ini membuatnya tetap stabil tanpa “mengorbankan” konsumsi bahan bakar.

Bukan Sekadar Angka, Tapi Pengalaman Harian

Kepala Bagian Marketing Astra Motor Bengkulu, Yulius Onassis, menegaskan bahwa efisiensi ini sangat relevan untuk pengguna.

“New Honda Vario Evo 160 ini menjadi pilihan ideal bagi konsumen yang ingin motor bertenaga namun tetap hemat. Konsumsi BBM 46,7 km/liter sangat relevan untuk penggunaan harian,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi lalu lintas perkotaan yang padat justru menjadi “ujian nyata” efisiensi—dan tidak semua motor mampu mempertahankan konsumsi tetap irit dalam situasi tersebut.

Kesimpulan: Ketika Tenaga Besar Tak Lagi Harus Boros

New Honda Vario Evo 160 menunjukkan bahwa performa tinggi tidak harus identik dengan konsumsi BBM tinggi. Di saat sebagian skutik 160cc tampil dengan karakter agresif namun cenderung lebih “haus”, Vario Evo 160 justru hadir lebih seimbang.

Dengan konsumsi BBM 46,7 km/liter, motor ini tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga menawarkan efisiensi nyata di jalan.