PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Suasana di Kelurahan Tanah Patah, Kota Bengkulu, seketika berubah penuh haru ketika pasangan suami istri, Poniman dan Deti Mirwani, menerima bantuan program bedah rumah.
Air mata kebahagiaan tidak membendung, bahkan sang istri langsung bersujud syukur di atas tanah sebagai bentuk terima kasih yang mendalam. Rumah mereka sebelumnya telah rata akibat musibah kebakaran hebat yang menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.
Saat kejadian, sang suami yang sedang terbaring lemah melawan penyakit stroke berhasil diselamatkan oleh aksi heroik warga sekitar sebelum api melalap habis hunian mereka.
Melihat warganya menangis tersedu-sedu di hadapannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi tidak mampu menahan rasa iba. Pemimpin daerah tersebut ikut meneteskan air mata, lalu memeluk erat dan mencium tangan warganya layaknya seorang anak kepada ibundanya sendiri untuk memberikan ketenangan.
Rasa kepedulian yang mendalam ini lahir karena sang Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengetahui bahwa ibu tersebut merupakan seorang guru ngaji yang saleh. Hal itulah yang menggerakkan hatinya untuk segera merangkul kepolisian dan asosiasi pengusaha properti demi membangun kembali rumah yang telah hancur.
Kehadiran sang pemimpin di tengah masa sulit ini menjadi bukti nyata dari sinergi kemanusiaan yang cepat dan tanggap. Melalui tindakan nyata tersebut, pemerintah menunjukkan bahwa mereka selalu hadir untuk merangkul, melindungi, dan mengembalikan harapan rakyatnya yang sedang tertimpa musibah.
