Direktur RSUD Kabupaten Seluma Nurlaili Wenis, S.KM., M.AK., menyampaikan bahwa kondisi kelistrikan di RSUD Tais saat ini belum sepenuhnya stabil. Situasi ini menjadi perhatian serius karena beberapa alat medis memiliki tingkat sensitivitas tinggi terhadap perubahan arus listrik.
Menurutnya, gangguan pada pasokan listrik berpotensi menyebabkan kerusakan pada perangkat yang digunakan untuk penanganan pasien. Karena itu, langkah antisipatif perlu disiapkan agar pelayanan tidak terhenti.
"Mengenai mati lampu, memang ada beberapa alat yang sensitif terhadap tegangan listrik yang mengakibatkan ketidakstabilan atau adanya kerusakan," kata Direktur RSUD Tais. Selasa (26/5/2026).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak RSUD telah menyiapkan genset sebagai sumber listrik cadangan. Genset dioperasikan setiap kali terjadi pemadaman agar pelayanan kepada pasien tetap berjalan.
"Mengatasi mati lampu saat ini kami pihak RSUD standby genset untuk mengantisipasi mati lampu," sambungnya.
Saat ini, manajemen RSUD Seluma juga tengah mengupayakan pengajuan jalur listrik khusus dari PLN. Jalur khusus dinilai penting untuk menjamin suplai listrik yang stabil mengingat peran rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan vital bagi masyarakat.
"Saat ini sedang kami upayakan untuk RSUD Seluma mendapatkan jalur khusus dari PLN untuk menunjang kebutuhan kesehatan masyarakat," tutupnya.
Penulis: Rahmat
