Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Pemkot Geber Budidaya Maggot, Solusi Cepat Atasi Sampah Organik

PedomanBengkulu.com,Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi meluncurkan program budidaya maggot sebagai solusi kilat mengurai persoalan sampah organik.

Program ini dirancang terintegrasi dengan sistem ekonomi sirkular guna memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

Kepala DLH Kota Bengkulu Anshar Amin mengungkapkan bahwa metode ini jauh lebih efektif dibandingkan pengomposan konvensional.

“Kalau pengomposan biasa membutuhkan waktu berbulan-bulan, maggot mampu mengurai sampah organik hanya dalam hitungan jam. Ini menjadi solusi cepat yang sangat potensial untuk menekan volume sampah di Kota Bengkulu,” ujar Anshar. Senin (18/5/2026)

Program ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, melainkan juga menyasar sektor ketahanan pangan dan kesehatan. Sampah yang menumpuk akan dialihkan menjadi sumber daya baru yang produktif.

“Ini konsep ekonomi sirkular. Sampah organik diolah menjadi maggot, kemudian maggot menjadi pakan ikan lele. Hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat sekaligus mendukung upaya penanganan stunting melalui konsumsi ikan bergizi,” jelasnya.

Guna memastikan keberlanjutan program, DLH Bengkulu menggandeng akademisi serta komunitas lingkungan untuk mengedukasi warga secara langsung di lapangan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan akademisi dan komunitas lingkungan agar program ini tidak hanya berjalan di pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama masyarakat melalui pengabdian dan edukasi langsung,” katanya.

Langkah ini akan dimulai besok, 19 Mei 2026, melalui sosialisasi dan advokasi masif yang menyasar tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT.

“Target kami ke depan, pemilahan sampah bukan lagi sekadar program, tetapi menjadi gaya hidup baru masyarakat Kota Bengkulu. Kalau ini berjalan konsisten, persoalan sampah bisa berkurang signifikan,” tutup Anshar. (**)