PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Perawatan rutin menjadi kunci utama agar motor matic tetap nyaman digunakan dan memiliki usia pakai yang panjang. Salah satu komponen yang kerap diabaikan oleh pengendara adalah oli gear atau oli transmisi, padahal perannya sangat vital dalam menjaga kinerja sistem transmisi.
Kepala Bagian Spare Part Astra Motor Bengkulu, Moh. Darunnadwah Aulia menegaskan bahwa banyak pengguna motor matic yang belum memahami pentingnya penggantian oli gear secara berkala.
“Masih banyak pengguna yang fokus pada oli mesin, padahal oli gear juga memiliki fungsi penting untuk melumasi komponen transmisi. Jika diabaikan, risiko keausan pada gear akan semakin tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perawatan sederhana ini sering kali berdampak besar terhadap kenyamanan berkendara.
“Motor matic yang terawat, termasuk oli gear-nya, akan terasa lebih halus saat digunakan. Getaran berlebih dan suara kasar pada bagian transmisi juga bisa diminimalisir,” tambahnya.
Terkait waktu penggantian, ia kembali menegaskan bahwa ada standar yang bisa dijadikan acuan oleh pengguna.
“Untuk motor matic, idealnya oli gear diganti setiap 8.000 hingga 12.000 kilometer atau setiap 8 sampai 12 bulan sekali, tergantung mana yang lebih dulu tercapai. Ini sudah menjadi standar perawatan yang aman untuk menjaga performa transmisi,” jelasnya.
Ia juga menekankan adanya aturan praktis yang mudah diingat oleh konsumen dalam perawatan harian.
“Kalau ingin lebih mudah, gunakan patokan 2:1. Artinya, dua kali ganti oli mesin itu sama dengan satu kali ganti oli gardan. Dengan cara ini, perawatan jadi lebih teratur dan tidak terlewat,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya penggunaan oli yang sesuai rekomendasi pabrikan.
“Kami selalu menyarankan konsumen untuk menggunakan oli gear resmi dari Honda. Karena formulanya sudah disesuaikan dengan karakter mesin motor matic Honda, sehingga lebih aman dan tahan lama,” tegasnya.
Sementara itu, layanan servis di jaringan AHASS juga menjadi tempat yang direkomendasikan untuk melakukan perawatan berkala.
“Di AHASS, seluruh proses servis dilakukan sesuai standar pabrikan. Jadi konsumen tidak hanya mengganti oli, tetapi juga mendapatkan pengecekan menyeluruh pada sistem transmisi,” ungkapnya.
Ia menutup dengan imbauan agar masyarakat tidak menunda perawatan kecil yang justru berdampak besar pada kondisi kendaraan.
“Perawatan kecil seperti ganti oli gear ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya besar untuk keawetan motor. Lebih baik dicek dan diganti secara rutin daripada menunggu kerusakan,” pungkasnya.
