Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Ribuan Masyarakat Bengkulu Tengah Nikmati Program PT. IPB Berbagi


PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah - Ribuan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu akan merasakan manfaat dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang diluncurkan oleh PT. Inti Bara Perdana (IBP) dan Pemda Bengkulu Tengah, Sabtu (24/6/2023).

Peluncuran program bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) XV Kabupaten Bengkulu Tengah.

Direktur PT. IBP, Sutarman mengemukakan PPM merupakan amanat PP Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2018 Tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 1824/K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat. 

Sutarman menjelaskan ada 8 program utama yang ditekankan pemerintah pada pengusaha pertambangan yakni bidang pendidikan, kelembagaan masyarakat, pekerjaan, kemandirian ekonomi, infrastruktur, sosial budaya dan agama, lingkungan hidup, kesehatan. Ribuan masyarakat sekitar tambang akan tersampak positif kegiatan ini.

"Delapan poin itu menjadi fokus PT. IBP dalam PPM. Program ini diprioritaskan di 8 desa sekitar tambang PT. IBP, " ungkapnya.

8 desa itu meliputi, Kelurahan Taba Penanjung, Lubuk Sini, Taba Teret, Kota Niur, Tanjung Raman, Surau, Bajak I dan Taba Baru. Turunan 8 program itu meliputi pembuatan jaringan air bersih di Desa Kota Niur, pemberian 80 beasiswa, bantuan alat peraga edukasi PAUD, operasional PAUD di 4 desa, sertifikasi guru PAUD di 4 desa, bantuan masjid di 8 desa, bantuan kelompok seni budaya di 8 desa.

Selanjutnya program kesehatan memerangi stunting di 8 desa, pelatihan kelembagaan, bantuan bibit, penyuluhan pertanian, pelatihan lifeskill, antisipasi wabah penyakit, pengembangan UMKM, dukungan permodalan, dan lainnya.

Dana PPM bersumber dari hasil produksi PT. IBP.  Tahun 2023 digelontorkan sebesar Rp 800 juta di 8 desa sekitar pertambangan. Program terus bergulir hingga 2029 sesuai dengan produksi PT. IBP. Program ini berbeda dengan Corporate Social Responsibility (CSR).

"Ini program berbeda dengan CSR. Meski PPM dijalankan tidak berarti CSR PT. IBP berhenti. CSR tetap ada dengan mengaktifkan forum CSR PT. IBP, " tambah Sutarman.

Tunjuk Pihak Ketiga

PPM PT. IBP tambah Sutarman, menunjuk pihak ketiga sebagai operasional lapangan yakni PT. Lestari Bukit Barisan (LBB) sebagai rekanan yang berpengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat dan reklamasi pascatambang.

"Kami tunjuk PT. LBB sebagai pihak ketiga operator program PPM karena kalau PT. IBP semua yang kerjakan tentu kami memiliki keterbatasan," tukasnya.

Sutarman menyadari ini merupakan program pertama di Provinsi Bengkulu di bidang pertambangan kekurangan dan kelemahan program akan terus dievaluasi dan diperbaiki bersama 
pemerintah, PT. LBB, dan stakeholder.

"Bila ada kekurangan ke depan akan kita perbaiki agar PPM benar-benar berdampak positif bagi masyarakat dan daerah," demikian Sutarman.


Duplikasi

Sementara itu Penjabat Bupati Bengkulu Tengah, Heriyandi Rony dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan PT. IBP berbagi yang memeriahkan HUT Kabupaten Bengkulu Tengah dengan program PPM sebagai pilot project pertama kali di Provinsi Bengkulu. Program ini menurut Penjabat Bupati bentuk sinergi antara perusahaan pertambangan dan Pemda Bengkulu Tengah dalam mengentaskan kemiskinan. 

"Apresiasi tinggi kami sampaikan pada komisaris serta jajaran PT. IBP yang ikut memeriahkan HUT Kabupaten Bengkulu Tengah dengan program PPM. Kegiatan ini bersinergi dengan Pemda untuk mengentaskan kemiskinan mendorong ekonomi kreatif serta berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan," ujar Penjabat Bupati Bengkulu Tengah, Heriyandi Roni.

Penjabat bupati berharap perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bengkulu Tengah dapat menduplikasi kegiatan PT. IBP di wilayah operasi perusahaan masing-masing.

"Harapan kami perusahaan lain dapat menduplikasi program ini untuk menyejahterakan masyarakar di sekitar wilayah operasinya. Dunia usaha juga bertanggungjawab ikut membangun daerah dan menyejahterakan masyarakatnya," demikian Heriyandi. (AM)