Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Kartu JKK dan JKM Siap Diberlakukan untuk PTT


PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Perhatian tak terhingga selalu ditunjukan Walikota Bengkulu Helmi Hasan kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu, tanpa terkecuali para pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

Bersama PT Taspen, Pemkot kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) se-wilayah kerja Pemkot Bengkulu dan ini juga sebagai tindaklanjut MoU Pemkot dengan PT Taspen Bengkulu.

Adapun manfaat JKK berupa uang tunai atau pelayanan kesehatan yang diberikan pada saat peserta mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Sedangkan, manfaat JKM berupa uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia, bukan akibat kecelakaan kerja.

Penyerahan kartu JKK dan JKM dilakukan langsung oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Arif Gunadi, para asisten dan staf ahli bersama Branch Manager PT Taspen Bengkulu Fanny Yudha Widyanto di ruang Hidayah, kantor Walikota, Senin (14/6/2021).

Disini, Helmi menuturkan pemberian kartu JKK dan JKM ialah merupakan salah satu cara pemerintah memberikan kebahagian kepada seluruh masyarakat, terkhususnya para PTT lingkungan Pemkot Bengkulu.

“Ini adalah cara pemerintah memberikan tambahan kebahagiaan kepada para pegawai non ASN (PTT). Makanya, kita meningkatkan pelayanan kepada mereka yang menggabdi untuk Kota Bengkulu,” jelas Helmi.

Selain pemberian kartu JKK dan JKM, PT Taspen juga akan memberikan sosialisasi kepada para PTT terkait manfaat kartu JKK dan JKM.

Setelah itu, Helmi sangat menginginkan program JKK dan JKM juga diberlakukan untuk masyarakat Kota Bengkulu sebagai bentuk perhatian pemerintah.

“Hampir tiap malam ada takziah di Kota Bengkulu. Kalau memberikan akta kematian saja, saya pikir ini kurang. Makanya kalau ada kartu JKK dan JKM ada uang duka untuk mereka, bukan soal kaya atau miskin, tetapi ini ialah bagian rasa berduka dan empati pemerintah untuk keluarga tersebut dalam keadaan duka. Tapi kita juga berharap hal ini tidak terjadi di Kota Bengkulu dan semuanya dilindungi Allah SWT,” tuturnya.

Menurutnya, program Pemkot harus memberikan dampak yang besar untuk masyarakat Kota Bengkulu. Contohnya seperti program beras dan mie (Pemkot) dahulu, disini ialah keadilan yang di kedepankan. “Intinya kita ingin Pemkot ada ketika mereka membutuhkan dan menghadirkan kebagaiaan di Kota Bengkulu,” sampainya.

Diakhir, Helmi mengajak seluruh seluruh PTT Pemkot Bengkulu untuk sama-sama memperhatikan lingkungan sekitar mereka tinggal, apabila ada yang membutuhkan bantuan pemerintah hendaknya dibantu dan dilaporkan kepada pihak yang bertanggung jawab.

“Apapun masalahnya kalau mereka butuh bantuan pemerintah, mari kita bantu. Ini ialah niat kuat dari Pemkot untuk ambil bagian kesusahan-kesusahan masyarakat Kota Bengkulu. Mari, buka telinga, mata, perhatikan saudara atau tetangga disekeliling kita yang memerlukan perhatian dan bantuan pemerintah, jangan sungkan-sungkan untuk membantunya,” pungkasnya.

Sementara itu, Branch Manager PT Taspen Bengkulu Fanny Yudha Widyanto mengungkapkan bahwa kartu JKK dan JKM untuk para pegawai non ASN merupakan inovasi dari PT Taspen memberikan jaminan kepada masyarakat.

“Tahun 2015 kita kembali diamanahakan untuk mengolalah JKK dan JKM bagi seluruh ASN dan non ASN diinstansi pemda dan vertikal. Jadi, untuk di Bengkulu kita telah bekerjasama dengan rumah sakit diantaranya RSHD, RSUD M Yunus, dan lainnya,” sampainya.

Ia juga menuturkan dengan adanya kartu JKK dan JKM, para peserta memiliki jaminan apabila mengalami kecelakaan dan tragedi lainnya dan semua itu tidak dikenakan biaya karena PT Taspenlah akan bertanggung semuanya. [ADV]