PedomanBengkulu.com, Lebong - Pasca banjir bandang yang melanda puluhan desa yang ada di Kabupaten Lebong, pada Minggu (5/4/2026) malam. Senin (6/4/2026) pagi, tampak Bupati Lebong H Azhari SH MH, Wabup Lebong Bambang ASB S.Sos MSi, Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani SH SIK, Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen S.Sos beserta Anggota DPRD Lebong, Pj Sekda Lebong Dr H Syarifudin S.Sos M.Si, Pabung Danlanal, Perwakilan Kejari Lebong dan didampingi sejumlah Kepala OPD beserta Camat, melaksanakan turun lapangan (Turlap) peninjauan langsung pasca banjir.
Meskipun banjir yang melanda puluhan desa airnya sudah surut, peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga, sekaligus melihat langkah percepatan yang akan diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, dalam rangka pemulihan pasca bencana banjir bandang.
"Petama, kita merasa prihatin atas musibah banjir, jika kita kembalikan ke Agama mungkin ini teguran bagi kita semua, namun kita masih tetap bersyukur di tengah kondisi seperti ini, tidak ada korban jiwa," ungkap Bupati Lebong H Azhari SH MH disela kunjungannya ke lokasi banjir, Senin (6/4/2026) siang.
Ditambahkan Azhari, Pemkab Lebong melalui BPBD Kabupaten Lebong saat ini masih mendata kerugian secara material. Bupati juga berpesan agar masyarakat Kebupaten Lebong tetap bersabar atas cobaan musibah banjir bandang. Pemerintah Daerah akan berusaha membantu semaksimal mungkin, dan sudah membentuk posko-posko untuk melayani masyarakat dalam masa tanggap darurat.
"Terima kasih kepada semua pihak sudah bahu-membahu membantu pemulihan pasca banjir. Jajaran OPD, Forkopimda, Relawan, anggota dewan juga memberi perhatiannya kepada bencana ini.
Mudah-mudahan bencana ini tidak terulang lagi," ucapnya.
Terkait langkah jangka panjang, lanjut Azhari, pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran Pemkab Lebong termasuk juga dengan pihak legislatif. Agar permasalahan yang dihadapi terhadap beberapa desa yang rawan banjir, akan dibahas secara intensif dalam waktu secepatnya.
"Hari ini kita nyatakan masa tanggap darurat atas musibah banjir bandang, karena saat ini kita fokus pemulihan pasca banjir," tutupnya.
Sementara itu, Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani SH SIK menyampaikan, pihaknya langsung melakukan penggerakan personil, untuk membantu Pemkab Lebong dalam penanganan musibah banjir.
"Seperti tadi disampaikan Pak Bupati, jadi kita semua bahu-membahu, Polri, TNI, Pemerintah Daerah dan semua instansi terkait," bebernya.
Kapolres juga mengakui, pada saat kejadian banjir memang luar biasa sekali, namun pengamanan dan evakuasi berjalan dengan baik. Seluruh personil dari Polri, TNI, dan BPBD semuanya turun bahu-membahu. Khususnya personil pihaknya mengerahkan 200 personil yang tersebar di posko-posko dan beberapa titik desa yang mengalami musibah banjir.
"Pasca Banjir, kita turunkan 20 personil mudah-mudahan segera pulih kembali. Kita akan laksanakan trauma healing juga dari koordinasi dengan pemerintah daerah, dengan ke Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan," singkatnya.[spy]