PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Suasana haru menyelimuti Kelurahan Tanah Patah, Kota Bengkulu pada Jumat (25/9/2026). Pasangan suami istri, Bapak Poniman dan Ibu Deti Mirwani, tak mampu membendung air mata bahagia mereka. Poniman dan Deti mendapatkan program bedah rumah yang mengembalikan tempat tinggal mereka yang hangus dilahap si jago merah.
Peresmiian dan penyerahan kunci rumah tersebut dilakukan langsung oleh Kapolda Bengkulu Irijen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., Walkota Bengkulu Dedy Wahyudi, serta Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Bengkulu Syamsu Ihwan, yang turut dihadiri Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, jajaran Polda, jajaran Pemkot Bengkulu, dan REI.
Program bedah rumah ini menjadi titik balik sekaligus berkah besar bagi keluarga Poniman. Hunian mereka sebelumnya luluh lantak akibat musibah kebakaran hebat yang terjadi pada Senin (20/7/2026) malam. Waktu itu, kobaran api yang berasal dari bagian belakang rumah dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan permanen beserta 4 unit, sepeda motor di dalamnya.
Kolaborasi Nyata Demi Warga
Musibah yang menimpa keluarga Poniman menggerakkan langkah cepat dari jajaran pemerintah daerah, kepolisian, dan dunia usaha. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menjelaskan bahwa sinergi antarinstansi langsung terbangun begitu kabar musibah tersebut terdengar.
"Alhamdulillah, ketika rumah Ibu itu terbakar, saya komunikasikan dengan REI, kemudian Pak Kapolda juga berinisiatif langsung bergabung. Dan alhamdulillah, rumah warga Kota Bengkulu yang terbakar sekarang dibangun kembali," ujar Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi.
la menyampaikan apresiasi serta terima kasih setinggi-tingginya kepada Kapolda Bengkulu, Kapolres, serta DPD REI atas kepedulian nyata mereka terhadap warga yang tertimpa musibah.
Dedy juga menegaskan komitmen Pemkot untuk terus menghadirkan program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan melalui berbagai sumber pendanaan, mulai dari APBD, Baznas, hingga kemitraan.
"Hari ini Pak Kapolda ada tiga lokasi untuk bedah rumah. Kemarin kita juga dengan dana APBD, kemudian dengan dana Baznas. Maka ke depan ini, apakah yang terbakar atau yang tidak layak huni, kita akan programkan bedah rumah," tambah Dedy.
Di samping penyerahan bantuan, Walikota Dedy turut menyelipkan imbauan kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang kerap terjadi. “Imbauan agar kita tetap waspada, hati-hati. Apapun itu, tingkatkan kewaspadaan,” imbaunya.
Setelah itu, Kapolda Bengkulu Irljen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, serta Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Bengkulu Syamsu Ilhwan, menuntun Poniman yang berada di kursi roda dan lbu Deti melihat hunian baru mereka. Keduanya kembali tak bisa membendung air mata, kata terimakasih terus terucap karena sangat bahagia.
*Tangis Haru dan Doa Tulus Ibu Deti
Bagi lbu Deti Mirwani, bantuan rumah baru ini adalah keajaiban yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Saat diwawancarai, raut wajahnya memancarkan rasa lega dan kesyukuran yang mendalam setelah melewati masa-masa sulit pasca-kebakaran.
Sangat senang sekali namanya dibantu. Perasaan saya dulu rasanya tidak akan dapat lagi, sekarang alhamdulillah sudah dapat, sudah dapat rumah baru lagi iberatnya kan," ungkap Ibu Deti dengan suara bergetar menahan haru.
Sembari mengusap air mata bahagianya, Ibu Deti menyelipkan doa tulus untuk rumah barunya serta seluruh pihak yang telah mengulurkan tangan membantu keluarganya.
*Alhamdulillah, mudah-mudahan berkah, jangan ada bala (musibah) lagi, kita cerita sehat sampai akhir hayat. Dan juga yang menyumbang itu diminta sehat-sehat,” tuturnya penuh rasa terima kasih.
Kini, puing-puing abu kebencanaan telah berganti menjadi dinding kokoh yang siap memberikan perlindungan dan kehangatan baru bagi keluarga Bapak Poniman dan Ibu Deti.