Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Kebakaran Melanda Pemukiman di Pengantungan, Pemkot Dirikan Dapur Umum dan Pastikan Logistik Korban Terpenuhi

 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Kebakaran hebat kembali melanda wilayah Kota Bengkulu, tepatnya di Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban.

Menanggapi musibah ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu langsung bergerak cepat turun ke lapangan untuk memastikan penanganan para korban berjalan maksimal.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meninjau langsung lokasi kebakaran bersama Penjabat (Pj) Sekda Kota Medy Pebriansyah, Asisten I Alex Periansyah, Kadinsos Afriyenita, Kalaksa BPBD I Made Ardana, Kadishub Toni Hastri Putra, dan Camat Ratu Samban Novi Wahyudi dan jajaran Pemkot lainnya.

Dalam peninjauan tersebut, Dedy menyampaikan beberapa langkah darurat yang telah dan akan diambil oleh pihak pemerintah kota.

"Ya, pertama tadi tim PBK sudah padamkan api, melokalisir, sehingga api tidak meluas. Yang kedua, saya datang kemari langsung untuk memastikan pendirian dapur umum," ujar Dedy dengan nada suara bergetar penuh empati.

Berdasarkan data di lapangan, terdapat 21 keluarga yang terdampak langsung oleh bencana ini. Pemkot Bengkulu menegaskan komitmennya untuk mendampingi warga dan membuka pintu bantuan bagi masyarakat yang ingin mengulurkan tangan.

"Kemudian juga nanti kami juga akan mengerahkan untuk donasi pakaian layak pakai. Termasuk juga masyarakat Kota Bengkulu bagi yang ingin berinfak, bersedekah, ataupun memberi bantuan bentuk apapun, boleh langsung ke dapur umum sini. Ada 21 keluarga terdampak. Ini musibah, kita hadapi bersama, insya allah,” tambah Dedy.

Selain bantuan logistik dan pemenuhan kebutuhan pangan melalui dapur umum, Pemkot Bengkulu juga menaruh perhatian besar pada kondisi psikologis para korban. Khusus untuk anak-anak yang mengalami syok, pemerintah akan menyiapkan program pemulihan trauma (trauma healing).

"Sampai nanti masyarakat sudah bisa mandiri betul. Tapi sebelum itu, kita akan terus buka donasi, kemudian kita juga buka dapur umum. Intinya kita, masyarakat yang berduka itu kita hibur. Kemudian kalau anak-anak juga nanti kita juga ada semacam trauma, kita membangkitkan mental anak tadi dari traumatik mereka itu. Inilah bukti pemerintah hadir di kala duka, di tengah masyarakat," tegasnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum. “Masih penyidikan pihak kepolisian dan sampai hari ini kita belum dapat informasi,” jelas Dedy.

Mengingat cuaca ekstrem dan angin kencang yang melanda wilayah Bengkulu akhir-akhir ini, Walikota mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Faktor cuaca dinilai menjadi salah satu penyebab api dengan sangat cepat merembet ke bangunan lain.

“Ya, yang pertama kepada warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Karena musim kemarau ini sedikit saja suasana panas, kemudian angin juga kencang. Kayak tadi, itu sebenarnya kalau tidak angin, mungkin tidak sebanyak ini. Tapi karena angin yang kuat, sehingga beberapa rumah menjadi ikut terbakar. Tidak ada cara lain, kita harus meningkatkan kewaspadaan,” imbaunya.

Peristiwa ini menambah deretan kasus kebakaran yang terjadi di Kota Bengkulu dalam sepekan terakhir. Pemerintah berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam menjaga lingkungan masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Dalam seminggu ini ada tiga lokasi kebakaran. Kita berharap dan berdoa ini yang terakhir di Kota Bengkulu, ya,” pungkas Dedy.