PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Pada bulan Juli 2026, di kota Bengkulu terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,36 persen, inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,03 persen, dan inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,74 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 110,83.
Hal ini disampaikan Statistisi Ahli Madya BPS Kota Bengkulu, Tina Wahyufitri, yang mewakili Kepala BPS pada kegiatan Press Release Berita Resmi Statistik (BRS) Juli 2026 di Kantor BPS Kota Bengkulu, Senin (3/8/2026).
Penyambang utama inflasi y-on-y adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 1,27 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi, antara lain emas perhiasan, angkutan udara, cabai merah, bensin, dan ikan dencis.
Sedangkan kelompok Kesehatan memberikan andil inflasi mendekati 0 (tidak memberikan andil inflasi). Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi, antara lain bawang merah, santan segar, tarif rumah sakit, jengkol, dan sepatu pria.
Penyimbang utama inflasi m-to-m adalah kelompok transportasi dengan andil sebesar 0,11 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi, antara lain bensin, sekolah dasar, angkutan udara, kontrak rumah, dan susu bubuk. Sedangkan kelompok yang memberikan andil deflasi adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,21 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi, antara lain cabai merah, bawang merah, telur ayam ras, kopi bubuk, dan emas perhiasan.
Turut mengikuti Rilis BRS ini, Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Bappeda Kota Bengkulu, Dinas Perindag Kota Bengkulu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Bagian Perekonomian Setda Kota Bengkulu, para statistisi di BPS Kota Bengkulu, serta media massa.
