Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

50 Motor Honda Turun ke Jalan, Apa Misinya?

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Sekitar 50 sepeda motor Honda turun ke jalanan Kota Bengkulu dalam Convoy Merdeka, Minggu (16/8/2026). Di balik iring-iringan tersebut, Astra Motor Bengkulu membawa dua pesan utama: mengenalkan produk Honda secara langsung kepada masyarakat dan memperkuat budaya #Cari_Aman saat naik motor.

Puluhan bikers Honda menyusuri sejumlah ikon Kota Bengkulu, mulai dari Masjid Jamik, Bencoolen Heritage, Fort Marlborough, Rumah Kediaman Bung Karno hingga Rumah Fatmawati. Rute tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat langsung berbagai sepeda motor Honda digunakan dalam aktivitas berkendara.

Kepala Bagian Marketing Astra Motor Bengkulu Yulius Onassis melalui PIC Community Astra Motor Bengkulu Pranovsky Oktaryan mengatakan, komunitas memiliki posisi penting dalam memperkenalkan produk Honda karena mereka menggunakan kendaraan tersebut secara langsung.

“Komunitas bukan hanya pengguna produk, tetapi juga menjadi representasi produk Honda ketika mereka berkendara di tengah masyarakat,” kata Pranovsky.

Menurut dia, kehadiran puluhan motor Honda dalam satu kegiatan memberikan gambaran langsung mengenai produk yang digunakan untuk berbagai kebutuhan.

“Masyarakat tidak hanya melihat sepeda motor Honda melalui iklan atau materi promosi. Mereka bisa melihat langsung produknya digunakan, bergerak di jalan, dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Pranovsky menegaskan, Convoy Merdeka bukan sekadar aktivitas untuk mengumpulkan komunitas.

“Kami ingin kegiatan komunitas memiliki tujuan yang jelas. Produk Honda semakin dikenal, komunitas semakin aktif, dan masyarakat mendapatkan pengalaman melihat produk Honda secara langsung,” katanya.

Ia menyebut keterlibatan komunitas juga menjadi bagian dari pendekatan Astra Motor untuk membangun kedekatan antara produk dan calon konsumen.

“Ketika produk digunakan langsung oleh komunitas, masyarakat bisa melihat karakter dan keberadaannya secara nyata. Interaksi seperti ini lebih dekat dibandingkan hanya melihat produk dari materi promosi,” ujar Pranovsky.

Namun, pengenalan produk tidak dilepaskan dari aspek keselamatan. Setiap anggota komunitas diminta menunjukkan perilaku berkendara yang dapat menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya.

“Produk yang baik harus diimbangi dengan cara berkendara yang baik. Karena itu, pesan #Cari_Aman selalu kami bawa dalam kegiatan komunitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, komunitas Honda memiliki tanggung jawab menjaga citra positif ketika berkendara secara berkelompok.

“Ketika mereka berada di jalan, yang dibawa bukan hanya nama pribadi. Ada nama komunitas dan Honda. Karena itu, mereka harus tertib, menghormati pengguna jalan lain dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan,” katanya.

Peserta juga diingatkan menjaga jarak aman, menggunakan perlengkapan berkendara, mematuhi rambu lalu lintas serta menghindari manuver berisiko selama perjalanan.

Setelah menyelesaikan rute, rombongan beristirahat di Asha Kopi sebelum kembali ke Dealer Bintang Motor. Kegiatan dilanjutkan dengan permainan khas 17 Agustus sebagai bagian dari penguatan kebersamaan antarkomunitas.

Pranovsky mengatakan, kegiatan seperti Convoy Merdeka dirancang agar memiliki manfaat lebih dari sekadar aktivitas berkendara.

“Tujuannya jelas. Kami ingin produk Honda semakin dikenal, komunitas semakin solid, dan kehadiran komunitas Honda di jalan memberikan contoh berkendara yang aman,” tuturnya.